Breaking News:

News Video

Gaji Belum Dibayar Dua Bulan, Ratusan Karyawan Unjuk Rasa di RSU Permata Bunda

Ia mengaku, dari dulu sejak adanya masalah keterlambatan gaji, mewakili pihak RSU Permata Bunda belum pernah datang untuk memberi penjelasan langsung

Penulis: Almazmur Siahaan
Editor: heryanto

Gaji Belum Dibayar Dua Bulan, Ratusan Karyawan Unjuk Rasa di RSU Permata Bunda

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Ratusan karyawan melakukan unjuk rasa di depan Rumah Sakit Umum (RSU) Permata Bunda.

Unjuk rasa dilakukan terkait gaji karyawan yang sudah dua bulan tidak dibayarkan. Selain itu, para karyawan juga mengaku BPJS mereka sudah 8 bulan dibayarkan, sehingga mereka tidak bisa berobat menggunakan BPJS.

"Kami menuntut gak gaji kami dari bulan april sampai dengan saat ini 7 juni belum dibayarkan. Jalan 3 bulan juni ini. Kemarin waktu lebaran hanya THR yang mereka bayarkan itupun telat," ujar Suhendri, Karyawan RSU Permata Bunda, Senin (7/6/2021).

"Jamsostek sampai dengan saat ini 9 bulan belum dibayar, untuk tenaga kerja 9 bulan untuk kesehatan 8 bulan. Jadi kami tidak bisa berobat pakai BPJS. Bahkan puncaknya itu di bulan 8 tahun 2019 lalu itu BPJS kita tidak dibayar hampir 1 tahun," lanjutnya.

Baca juga: BREAKING NEWS Ratusan Karyawan RSU Permata Bunda Unjuk Rasa, Tuntut Gaji dan BPJS Dibayarkan

Menurutnya, pihak manajemen membela diri dengan mengeluarkan alasan keterlambatan gaji karena pandemi Covid-19.

Ia juga mengaku, tanggal penerimaan gaji selalu diundur, yang awalnya tanggal 1 sekarang berubah menjadi tanggal 10 setiap bulannya.

"Klarifikasi itu sama-sama jangan sendiri. Manajemen membela diri alasannya pandemi. Sementara kita tahu semuanya mulai dari dulu gaji paling lama tanggal 2 lama kelamaan berubah jadi tanggal 5. Semenjak 2017 jadi tanggal 10. Pandemi itu 2019, sementara mulai dari 2017 gaji kita sudah bermasalah," katanya.

Suhendri mengaku, karyawan RSU Permata Bunda sudah lebih dari 3 kali melakukan unjuk rasa terkait gaji yang tidak dibayarkan.

"Karena adanya bantuan dari pemerintah kita demo aksi yang pertama itu, dari situlah perusahaan membayar BPJS sampai bulan 8. Kemudian bulan 9 sampai dengan saat ini ketenagakerjaan belum dibayarkan," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved