Breaking News:

KANTOR Bupati Toba Digeruduk Massa Aksi yang Mempersoalkan Banyaknya Bangunan Liar

Belasan pengunjuk rasa geruduk Kantor Bupati Toba dan menyuarakan perihal bangunan yang diduga liar di bibir pantai Danau Toba.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Randy P.F Hutagaol
Tribun-medan.com/Maurits
UNRAS DI TOBA - Suasana demo di Kantor Bupati Toba pada Senin (7/6/2021). (Tribun-medan.com/Maurits) 

Sejumlah Demonstran Geruduk Kantor Bupati, Suarakan Bangunan Liar di Bibir Pantai Danau Toba

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Belasan pengunjuk rasa geruduk Kantor Bupati Toba dan menyuarakan perihal bangunan yang diduga liar di bibir pantai Danau Toba.

Belasan demonstran tersebut mengawali aksi dengan berjalan kaki dari depan Bank Mandiri, Jalan Sisingamangaraja Balige menuju Kantor Bupati Toba pada Senin (7/6/2021).

UNRAS DI TOBA - Suasana demo di Kantor Bupati Toba pada Senin (7/6/2021). (Tribun-medan.com/Maurits)
UNRAS DI TOBA - Suasana demo di Kantor Bupati Toba pada Senin (7/6/2021). (Tribun-medan.com/Maurits) (Tribun-medan.com/ Maurits Pardosi)

Setibanya di Kantor Bupati, seorang demontran Pederika Napitupulu yang akbrab disapa Broer (51) menyampaikan bahwa pihaknya telah menyurati Pemkab dan DPRD Toba soal bangunan liar di bibir pantai Danau Toba.

Ia menguraikan bahwa pihaknya keberatan atas maraknya bangunan liar yang dibangun oleh oknum pengusaha di sepanjang bibir pantai Danau Toba.

UNRAS DI TOBA - Suasana demo di Kantor Bupati Toba pada Senin (7/6/2021). (Tribun-medan.com/Maurits)
UNRAS DI TOBA - Suasana demo di Kantor Bupati Toba pada Senin (7/6/2021). (Tribun-medan.com/Maurits) (Tribun-medan.com/Maurits)

"Pembiaran sudah berlangsung sejak dulu, Pemkab selalu tutup mata atas maraknya pembangunan bangunan liar tanpa IMB dan tidak menghasilkan PAD kepada Pemkab," ujar Broer dengan suara lantang saat berada di halaman Kantor Bupati pada Senin (7/6/2021).

UNRAS DI TOBA - Suasana demo di Kantor Bupati Toba pada Senin (7/6/2021). (Tribun-medan.com/Maurits)
UNRAS DI TOBA - Suasana demo di Kantor Bupati Toba pada Senin (7/6/2021). (Tribun-medan.com/Maurits) (Tribun-medan.com/Maurits)

"Sayangnya pembiaran terus berlanjut hingga saat ini. Dulu Bupati telah berjanji akan segera menggelar rapat dengan seluruh Forkopimda, namun tidak terlaksana. Bupati Toba pembohong,” teriak Broer makin keras.

Demonstran lainnya Frits Simanjuntak (60) menjelaskan bahwa sebelumnya telah digelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Toba. Alhasil, pihak pengusaha yang diundang tidak menghadiri RDP tersebut.

Ia menambahkan bahwa jika aksi mereka ini tidak segera ditindak lanjuti, pihaknya mengancam akan menurunkan massa yang lebih besar pada Senin (28/2021).

Tahu bahwa ada masyarakat yang tengah gelar aksi, Wakil Bupati Toba Tonny M Simanjuntak akhirnya menemui massa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved