Breaking News:

Kendaraan dari Luar Kota Diperiksa di Medan Tuntungan

Puluhan kendaraan diberhentikan dan satu persatu pengemudi maupun penumpang diperiksa suhu tubuhnya.

Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA
SEORANG Pengendara saat diperiksa suhu tubuhnya di pos penyekatan Simpang Tuntungan Medan. Penyekatan kendaraan bermotor yang akan masuk Kota Medan diperiksa oleh Petugas gabungan di pintu masuk Kota Medan jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (7/6/2021).(TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Penyekatan kendaraan bermotor yang akan masuk ke kota Medan diperiksa oleh petugas gabungan di pintu masuk Kota Medan jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (7/6/2021).

Puluhan kendaraan diberhentikan dan satu persatu pengemudi maupun penumpang diperiksa suhu tubuhnya. Selain diperiksa suhu tubuh, petugas juga meminta pengendara yang suhu tubuhnya diatas 37 derajat celsius untuk bersedia di swab antigen.

Perwira Pengendali di Pos penyekatan, Ipda Adi S dari Sabara Polrestabes Medan mengatakan hal ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kota Medan. "Petugas juga memeriksa setiap pengendara apakah sudah menerapkan protokol kesehatan,  salah satunya memakai masker. Pengendara yang tidak memakai masker oleh petugas diminta untuk membeli masker sebelum masuk ke Kota Medan," ujar Adi.

Dikatakannya, penyekatan di beberapa titik masuk Kota Medan ini digelar dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pascaberakhirnya Ops Ketupat 2021.

Baca juga: Penyekatan Berlanjut, Petugas Periksa Pengendara yang Akan Masuk Kota Medan

Artinya penyekatan yang terus berlanjut ini bertujuan untuk menekan penyebaran virus Covid-19 di Kota Medan. "Para petugas nantinya dalam melakukan pemeriksaan kendaraan diminta untuk melakukan tindakan persuasif dan sembari melakukan Edukasi kepada masyarakat. Kita harapkan kegiatan ini dapat memutuskan mata rantai penularan virus Covid-19 di Kota Medan," katanya.

Menurut Adi, pada kegiatan rutin yang ditingkatkan ini, pos penyekatan belum menemukan kendaraan yang diputarbalikan. "Hanya kita pastikan sehat dan tidak membawa virus dari luar Kota Medan. Serta bagi yang suhu tubuhnya melebihi 37 derajat akan dipastikan melalui rapid tes antigen," katanya.

Adi menuturkan setiap pengendara dari luar kota diminta untuk turun dari kendaraan dan didata Nomor Induk Kependudukan (NIK) kemudian dicek suhu dan tes swab antigen. "Sebelumnya mereka juga mengikuti prosedur sebagaimana mestinya seperti kita cek suhu tubuh dan swab antigen. Terus walaupun hasilnya negatif, tetap kita suruh balik," katanya.

Adi mengatakan, jumlah warga asal luar kota yang masuk ke kota Medan meningkat pesat saat akhir pekan dan libur lebaran. Namun di minggu ketiga pascalibur Lebaran jumlah kendaraan pribadi yang akan ke luar kota cenderung menurun.(cr14/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved