Breaking News:

Momen Wabup Sergai Bercanda dengan Lansia yang Ikut Vaksinasi, Adlin: Kok Nampak Muda

Hari ini merupakan tahap terakhir vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sergai terhadap kelompok lanjut usia (lansia)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN
Wakil Bupati Sergai Adlin Tambunan saat meninjau kegitan vaksinasi Covid-19 terhadap lansia, Senin (7/6/2021). Adlin mengatakan sudah ada 6000 lansia yang divaksin.(TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN--Hari ini, Senin (7/6/2021) merupakan hari terakhir vaksinasi Covid-19 terhadap kelompok lanjut usia (lansia).

Pada kesempatan ini, Wakil Bupati Serdangbedagai (Sergai) Adlin Tambunan turun meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi.

Saat meinjau kegiatan tersebut di Puskesmas Pembantu Desa Pasar Bengkel, Kecamatan Perbaungan, Adlin Tambunan tampak mencandai sejumlah lansia.

"Pak Jamil usianya berapa?. Kok enggak kelihatan tuanya, nampak masih muda," kata Adlin Tambunan disambut gelak tawa peserta vaksinasi, Senin.

Baca juga: Amerika Serikat Akan Edarkan Vaksin Covid-19 Gratis ke Seluruh Dunia

Adlin Tambunan mengatakan, sampai saat ini sudah ada 6.000 lansia yang disuntik.

Jumlah ini merupakan menjadi target awal dan sudah dilakukan sejak 29 Mei lalu.

Adlin Tambunan mengatakan, bagi masyarakat yang sudah divaksin harus tetap mematuhi protokol kesehatan. 

"Vaksin ini sehat dan halal. Ini merupakan upaya kita untuk terus menekan kasus Covid di Kabupaten Sergai yang saat ini zonanya masih oranye. Harapan kita tentunya kedepan kita bisa zona hijau," kata Adlin Tambunan. 

Baca juga: Lebih Berbahaya dan Kebal Vaksin, Varian Baru Covid-19 Ditemukan di Nepal

Dari amatan www.tribun-medan.com di lokasi, sebelum vaksinasi dimulai, Kadis Kesehatan Sergai dr Bulan Simanungkalit sempat memberikan sosialisasi kepada lansia yang datang.

Ia menyebut angka kematian terhadap lansia paling tinggi akibat Covid-19 sehingga harus diberi vaksin.

Seorang lansia yang diwawancarai www.tribun-medan.com mengatakan, mereka datang dengan kesadaran sendiri.

"Di TV kan kita lihat banyak yang mati karena corona. Supaya sehat, ikut sajalah apa kata pemerintah," kata Jamil (66) warga Dusun III, Desa Pasar Bengkel.

Jamil mengatakan, dia datang ke lokasi berkat informasi yang disampaikan pemerintah desa.(dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved