Breaking News:

Objek Wisata dan Tempat Hiburan di Langkat Ditutup Sementara

Bupati Langkat Terbit Rencana PA menginstruksikan penutupan ojek wisata dan tempat hiburan di Kabupaten Langkat,  mulai 1 Juni sampai 1 Juli 2021.

Humas Pemkab Langkat
Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Langkat Syahmadi sekaligus Ketua Humas Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Langkat. 

TRIBUNMEDAN.ID, LANGKAT - Bupati Langkat Terbit Rencana PA menginstruksikan penutupan ojek wisata dan tempat hiburan di Kabupaten Langkat,  mulai 1 Juni sampai 1 Juli 2021.

"Instruksi dari Bupati Langkat, selama kurang lebih satu bulan objek wisata dan tempat hiburan harus ditutup," sebut Kadis Budpar Langkat Nur Elly Heriani Rambe, Sabtu (5/6/2021). 

Peraturan ini, kata Elly berdasarkan surat Bupati Langkat No.430-1024/DisParBud-LKT/2021, perihal penutupan ojek wisata dan tempat hiburan di Kabupaten Langkat. 

Ditujukan kepada para Camat se-Langkat, pelaku usaha, penanggungjawab industri pariwisata, serta pengusaha tempat hiburan untuk menutup sementara usahanya. 

"Tujuannya guna mencegah dan memutuskan rantai penyebaran Covid-19 di wilayah negeri bertuah," sebutnya. 

Selanjutnya di tempat terpisah, Kadis Kominfo Langkat H. Syahmadi membenarkan dan menjelaskan, kebijakan tersebut sebagai tindak lanjut instruksi Gebernur Sumatera Utara No:188.54/14/INST/2021, tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro (PPKM Mikro) dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19  di tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19. 

Serta Surat Edaran Bupati Langkat No:440-991/BPBD/2021 ditetapkan 21 Mei 2021, tentang PPKM Mikro dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19  di tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di Kabupaten Langkat.

Surat edaran Bupati ini berisi delapan poin aturan kata Syahmadi, berikut rinciannya.

Pertama, pembatasan jam operasional sampai pukul 19.00 WIB terhadap pusat pembelanjaan, supermarket, swalayan dengan pembatasan jumlah pengunjung/pembeli hingga 50 persen.

Kedua, peniadaan kegiatan pertemuan, konvensi dan pameran terhadap hotel dan balai pertemuan.

Halaman
12
Editor: Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved