Breaking News:

News Video

Peserta PPDB Keluhkan Kendala Mengubah Data yang Salah

Hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di wilayah Sumatera Utara (Sumut) jalur prestasi masih banyak mengalami kendala.

Penulis: Kristen edi sidauruk
Editor: Ade Saputra

Peserta PPDB Keluhkan Kendala Mengubah Data yang Salah

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di wilayah Sumatera Utara (Sumut) jalur prestasi masih banyak mengalami kendala.

Dari amatan www.tribun-medan.com, dibeberapa SMA wilayah kota medan, masih banyak orang tua yang datang ke sekolah meminta penjelasan dari pihak sekolah terkait kendala yang dialami.

Satu di antaranya SMA Negeri 5 Kota Medan. Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, Lindung Pakpahan mengatakan pada hari pertama ini yang paling banyak di keluhkan peserta tentang teknis pendaftaran.

"Banyak yang masih bertanya, karena syarat pertama itu siswa membuat akun sendiri terlebih dulu," kata Lindung, Senin (7/6/2021).

Ia juga mengatakan ada beberapa kendala lain yang di alami seperti kurang teliti dalam mengisi data, lupa sandi dan belum mempersiapkan berkas yang akan di butuhkan.

"Jauh-jauh sebelumnya sudah jelaskan kepada peserta supaya di scan segala persyaratan yang ada. Kalau kurang jelas datang ke sekolah menanyakan. Dan ada beberapa tenaga kita yang membimbing kalau kurang jelas," ujar Lindung.

Prima Manurung peserta yang sedang konsultasi dengan operator sekolah SMA Negeri 5 menceritakan kendala yang di alami. Ia salah memasukkan sandi saat mau login ulang.

"Tadi sudah login, sudah di jalan akan sesuai tahap. Akunnya sudah di buat, terus disuruh masukkan NISN, dan paswordnya. Pas masukkan pasword itu gak bisa dilihat, kadang mau salah ketik, disitu lah salahnya," ujar Prima.

Orangtua prima yang yang ikut mendampingi anaknya meminta agar pihak sekolah bisa merevisi data-data yang salah sehingga ada solusi yang di berikan.

"Permintaan kami kalau misalnya salah di pasword pihak sekolah bisa merevisi biar pasword yang lama itu bisa dikembalikan seperti pertama jadi kita bisa login seperti semula gitu. Sudah bebrapa kali sampe, buat pasword baru tetap juga gak bisa, kasihan juga si anak udah berusaha. Memang kesalahan kita, maunya ada bantuan dan solusi juga," ujarnya.

(cr6/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved