Breaking News:

TRIBUNWIKI

SOSOK Tengku Amir Hamzah, Pahlawan Nasional Penerima Satya Lencana Kebudayaan & Piagam Anugerah Seni

Saat berguru di SMA Surakarta sekitar tahun 1930, Amir muda terlibat dengan gerakan nasionalis.

Penulis: Satia | Editor: Ayu Prasandi
HO
Pahlawan Nasional Indonesia Tengku Amir Hamzah  

TRIBUN MEDAN.COM, LANGKAT- Bagi masyarakat Kabupaten Langkat, sosok Tengku Amir Hamzah tak asing lagi didengar. 

Sebagai penyair besar, di tangannyalah bahasa Melayu mendapat suara dan lagu yang terus dihargai hingga sekarang.

Amir Hamzah yang bernama lengkap Tengkoe Amir Hamzah Pangeran Indra Poetera.

Baca juga: Hotman Paris Beber Syarat Utama Desiree Tarigan Untuk Berdamai, Ungkap Reaksi Hotma Sitompoel

Amir lahir di Tanjung Pura, Langkat, Sumatera Timur, Hindia Belanda, 28 Februari 1911, meninggal di Kwala Begumit, Binjai, Langkat, Indonesia, 20 Maret 1946 pada umur 35 tahun. 

Pahlawan Nasional Indonesia Tengku Amir Hamzah 
Pahlawan Nasional Indonesia Tengku Amir Hamzah  (HO)

Ia adalah sastrawan Indonesia angkatan Poedjangga Baroe dan juga seorang Pahlawan Nasional Indonesia. Lahir dari keluarga bangsawan Melayu Kesultanan Langkat di Sumatra Utara, ia dididik di Sumatra dan Jawa. 

Saat berguru di SMA Surakarta sekitar tahun 1930, Amir muda terlibat dengan gerakan nasionalis.

Amir juga jatuh cinta dengan seorang teman sekolahnya, Ilik Soendari.

Bahkan setelah Amir melanjutkan studinya di sekolah hukum di Batavia (sekarang Jakarta) keduanya tetap dekat, hanya berpisah pada tahun 1937 ketika Amir dipanggil kembali ke Sumatra untuk menikahi putri sultan dan mengambil tanggung jawab di lingkungan keraton. 

Meskipun tidak bahagia dengan pernikahannya, dia memenuhi tugas kekeratonannya. Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada tahun 1945, ia menjabat sebagai wakil pemerintah di Langkat. 

Namun siapa nyana, pada tahun pertama negara Indonesia yang baru lahir, ia meninggal dalam peristiwa konflik sosial berdarah di Sumatra yang disulut oleh faksi dari Partai Komunis Indonesia dan dimakamkan di sebuah kuburan massal.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved