Breaking News:

Kebakaran

120 Kios Pasar Tradisional Kota Pinang Ludes Dilalap 'Si Jago Merah'

Sekitar lima jam berjibaku, petugas dan warga baru berhasil memadamkan api sekitar pukul 01.00 WIB.Sedikitnya 120 kios terbakar.

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa | Editor: Randy P.F Hutagaol
Tribun-medan.com/HO
Kebakaran di pasar tradisional Kotapinang, Selasa (8/6/2021). (Tribun-medan.com/HO) 

120 Kios di Pasar Tradisional di Kota Pinang Ludes Terbakar

TRIBUN-MEDAN.com, LABUSEL - Kebakaran terjadi di pasar tradisional di Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) pada Selasa (8/6/2021) dinihari.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Tribun kebakaran tersebut menghanguskan 120 kios.

Kebakaran di pasar tradisional Kotapinang menghanguskan 120 kios. (Tribun-medan.com/HO)
Kebakaran di pasar tradisional Kotapinang menghanguskan 120 kios. (Tribun-medan.com/HO) (Tribun-medan.com/HO)

Api diketahui muncul pada Senin malam, hingga menghanguskan 120-an kios di Pasar Tradisional tersebut.

Kapolsekta Kota Pinang, AKP Bambang Gunanti mengatakan, api mulai membakar kawasan Pasar Kota Pinang sekitar pukul 20.00 WIB.

Kebakaran di pasar tradisional Kotapinang, Selasa (8/6/2021). (Tribun-medan.com/HO)
Kebakaran di pasar tradisional Kotapinang, Selasa (8/6/2021). (Tribun-medan.com/HO) (Tribun-medan.com/HO)

"Karena banyak bahan mudah terbakar, api dengan cepat membesar dan merembet ke kios lainnya," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, petugas pemadam kebakaran yang mendapatkan laporan kemudian terjun ke lokasi untuk memadamkan api.

"Sekitar lima jam berjibaku, petugas dan warga baru berhasil memadamkan api sekitar pukul 01.00 WIB. Dari perhitungan sementara, sedikitnya 120 kios yang ada di Pasar Tradisional Kota Pinang ludes terbakar," kata Bambang Gunanti.

Tidak hanya itu, untuk mencegah api menyambar Polsek Kota Pinang, informasi tambahan yang dihimpun, polisi memindahkan para tanahan ke lapas.

Langkah ini dilakukan karena Mapolsekta Kota Pinang bersebelahan langsung dengan pasar hingga dikhawatirkan membahayakan mereka.

"Sementara kami evakuasi ke lapas," kata Bambang.

Bambang mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait asal muasal api yang membakar ratusan kios tersebut.

Namun demikian, kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp5 miliar.

"Penyebab masih dilakukan penyelidikan," pungkasnya.

(mft/tribun-medan.com/tribunmedan.id)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved