Breaking News:

News Video

2 Tempat Digeledah Jaksa Terkait Dugaan Korupsi CCTV, Kejari Binjai: Masih Hitung Kerugian Negara

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Binjai, M Husein Admaja mengatakan, saat ini pihaknya masih menghitung kerugian uang negara.

Penulis: Satia
Editor: Bobby Silalahi

TRIBUN MEDAN.COM, BINJAI - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Binjai, M Husein Admaja mengatakan, saat ini pihaknya masih menghitung kerugian uang negara.

Hal ini terkait dengan dugaan korupsi pada pengerjaan pengadaan CCTV di Dinas Perhubungan.

Sembari menghitung nilai kerugian negara, Kejari Binjai juga belum menaikan status oknum yang diperiksa dalam kasus tersebut.

"Belum ada penetapan tersangka. Nanti hasil selesainya perhitungan kerugian uang negara terkait dengan kasus tersebut," katanya, saat ditemui di Kantornya, Jalan Tengku Amir Hamzah, Kota Binjai, Selasa (8/6/2021) petang.

Siang tadi, tim Pidana Khusus (Pidsus) melakukan penggeledahan terhadap dua lokasi di Kecamatan Binjai Utara. Kedua tempat tersebut, yakni rumah Pejabat Pembuatan Komitmen (PPK) Dinas Perhubungan Juanda dan kantor CV Citra Syandha, di Jalan Traktor.

Dari kedua tempat ini, tim kembali mengamankan barang bukti berupa dokumen penting, terkait dengan pengadaan CCTV.

Akan tetapi, Kejari Binjai belum dapat menjelaskan secara detail apa-apa saja dokumen penting yang diamankan, sebab tim masih bekerja.

"Kemarinkan ada dokumen yang telah kita amankan. Saat ini, karena masih baru kita apa saja yang sudah dilakukan oleh tim," jelasnya.

Menurutnya, tak menutup kemungkinan PPK Juanda menjadi tersangka dalam kasus ini, bila bukti-bukti yang dikumpulkan sudah lengkap.

(Wen/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved