Breaking News:

Dugaan Pelanggaran HAM Pimpinan KPK Firli Cs, Kesempatan Kedua dari Komnas HAM

Sedianya Firli Bahuri dkk akan diperiksa pada Selasa (8/6/2031) hari ini, tetapi tidak mengindahkan pemanggilan Komnas HAM.

Editor: Salomo Tarigan
tribunnews/Gita Irawan
Novel Baswedan dkk saat mengadukan Pimpinan KPK ke Komnas HAM RI Jakarta pada Kamis (27/5/2021). Pengaduan terkait 75 pegawai yang gagal TWK 

Sejatinya, kata Mahfud, Jokowi juga berkomitmen untuk menguatkan KPK.

Namun, Mahfud menyatakan usahanya tersebut beberapa kali justru diganjal oleh DPR hingga partai politik.

Dia pun mencontohkan ketika Jokowi ingin menerbitkan Perppu untuk membatalkan revisi UU KPK beberapa waktu lalu.

"Ketika presiden mengeluarkan Perpu untuk undang-undang itu itu kan hantam kanan kiri. Bahwa DPR tidak setuju dan partainya tidak setuju. Bagaimana ingin mengeluarkan Perpu tapi ditolak artinya permainan itu tidak mudah. Tetapi saya sama seperti bapak dan masyarakat mendukung KPK itu harus kuat dan oleh sebab itu tinggal bagaimana menguatkan itu," tukas dia.

Ingin Novel Baswedan Jaksa Agung

 Novel Baswedan yang 'Disingkirkan' bersama 74 pegawai KPK mendapat empati dari Menkopolhukam Mahfud MD.

Tak saja kenal, Mahfud MD mengaku punya pengalaman bersama penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Bagaimana ceritanya hingga Mahfud MD ingin menjadikan Novel Baswedan sebagai Jaksa Agung?

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengungkapkan keinginannya mengangkat Novel Baswedan menjadi Jaksa Agung RI jika menjabat sebagai presiden Indonesia.

Baca juga: PENGAKUAN Verrel Bramasta Hamili Seorang Wanita, Sang Bunda Venna Melinda Panik

Hal tersebut diungkapkan Mahfud saat menjadi pembicara dialog dengan Rektor UGM dan pimpinan PTN/PTS seluruh Yogyakarta yang ditayangkan YouTube Universitas Gadjah Mada pada Sabtu (5/6/2021) lalu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved