Breaking News:

Istri Ungkap Suami Berutang untuk Dapatkan Jabatan Kepala Kemenag Madina, Setoran Awal Rp 250 Juta

Hal tersebut terungkap saat Yohana memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan dugaan jual beli jabatan di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (7/6/2021).

TRIBUN MEDAN / GITA TARIGAN
FAKTA PERSIDANGAN - Yohana yang merupakan istri terdakwa Zainal saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan dugaan jual beli jabatan di Kementerian Agama Sumatera Utara, di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (7/6). Yohana mengaku ada memberikan setoran untuk kepentingan karir suaminya. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Nurkholidah Lubis, Kepala Sekolah MAN 3 Kota Medan terlibat dalam dugaan tindak pidana korupsi jual beli jabatan di lingkungan Kemenag Sumut.

Hal tersebut terungkap saat Yohana memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan dugaan jual beli jabatan di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (7/6/2021). Yohana merupakan istri terdakwa Zainal. Zainal merupakan mantan Kepala Seksi Kemenag Kabupaten Madina yang menjadi terdakwa perkara jual-beli jabatan bersama Mantan Kakanwil Kemenag Sumut, Iwan Zulhami.

Saksi Yohana mengungkapkan kalau Nurkholidah menjanjikan jabatan Kepala Kemenag di Mandailing Natal (Madina) kepada suaminya, dengan syarat harus menyetor uang sebanyak Rp 700 juta.

"Ibu Nurkholida menjanjikan jabatan Kepala Kemenag di Mandailing Natal, lalu suami tertarik. Melalui telpon (disampaikan), tapi saya enggak ingat tanggal berapa, syaratnya menyerahkan sejumlah uang untuk bapak Kakanwil, Rp 700 juta, dan disanggupin," katanya.

Ia mengatakan uang tersebut dibayarkan oleh suaminya secara bertahap kepada Nurkholidah.

Baca juga: Biro Travel Haji Kini Banting Setir Jualan Kurma

Baca juga: Anggota Dewan Medan hanya Bisa Pasrah Dua Kali Batal Naik Haji

"Beberapa hari kemudian disetor, pertama Rp 250 juta ke Nurkholida, yang selanjutnya gak tau pak, urusan suami saya," ucapnya.

Mirisnya, saat hakim ketua menanyakan darimana saja Yohana dan suaminya mendapatkan uang suap tersebut, Yohana mengakui sebagian diperoleh dengan meminjam uang orang lain alias ngutang. "Utang Rp 450 juta pak. Sisanya dari tabungan dan lain-lain," katanya.

Selain itu, Yohana juga ada membenarkan bersama suaminya dan Nurkholidah pernah mendatangi rumah terdakwa Iwan.

Sementara itu, dalam sidang sebelumnya, dihadirkan Kepala MAN 3 Medan Nurkholidah Lubis  sebagai saksi. 

Dalam kesaksiannya, terungkap alasan terjadinya praktik jual beli jabatan di Kemenag Sumut. 

Halaman
123
Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Tommy Simatupang
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved