Breaking News:

KPK RI Ajak Mahasiswa IT&B Ikut Berantas Korupsi

Kumbul Kusdwidjanto Sudjadi menyampaikan negara Indonesia perlu seluruh elemen masyarakat untuk mendukung negara bebas dari korupsi. 

TRIBUN MEDAN/ANGEL AGINTA SEMBIRING
Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI Kumbul kusdwidjanto Sudjadi (tengah) dalam seminar Pembinaan Peran Serta Masyarakat Dalam Pemberantasan Korupsi, di kampus Institut Bisnis IT&B, Selasa (8/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Angel Aginta Sembiring

TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Komisi Pemberantasan Korupsi RI harapkan peran serta mahasiswa dan pemuda dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. 

Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI Kumbul Kusdwidjanto Sudjadi menyampaikan pada 2030-2045, Indonesia mengalami bonus demografi dimana terdapat 52 persen usia produktif. 

Ia mengharapkan mahasiswa yang akan menjadi pemimpin bangsa kelak yang akan memegang kendali negara Indonesia untuk mencegah korupsi.

"Antusias mahasiswa kampus IT&B sangat saya apresiasi, mereka paham bersama 2030-2045 bonus demografi 52 persen usia produktif. Mereka juga akan menjadi pemimpin bangsa dan saya sangat berterimakasih kepada antusiasme mahasiswa sehingga benar-benar memahami apa korupsi dan upaya pencegahannya, " katanya usai Seminar Pembinaan Peran Serta Masyarakat Dalam Pemberantasan Korupsi di kampus Institut Bisnis IT&B, Selasa (8/6/2021). 

Ia juga menyampaikan negara Indonesia perlu seluruh elemen masyarakat untuk mendukung negara bebas dari korupsi. 

Karena tidak mungkin korupsi hanya diberantas oleh petugas KPK. Pekerjan ini merupakan tugas seluruh masyarakat guna mendukung korupsi adalah musuh kita bersama. 

Lanjutnya, orang yang melakukan korupsi adalah seseorang yang tidak memiliki integritas. 

"Integritas diterapkan mulai paud ke maut, kemudian pembekalan kepada mahasiswa dan pengaruh di dunia kampus. Kita (KPK-RI) masuk ke elemen bangsa, komunitas dan mahasiswa untuk menyampaikan ini," terangnya. 

Karena tantangan pada 2045 yaitu mahasiswa yang akan memegang pemerintah guna menentukan nasib bangsa. 

Itulah mengapa diharapkan kepedulian masyarakat untuk dibekali selalu. 

Ia berharap mahasiswa peduli dan tidak melakukan korupsi serta hadirkan sikap kepedulian kepada org lain. 

Apabila melihat sesuatu yg merugikan negara harap lapor ke KPK dengan Layanan Pengaduan Masyarakat sebagai berikut. 

Layanan pengaduan masyarakat berada di Jalan kuningan persada kav 4, Jakarta Selatan atau SMS 08558575575, 0811959575 atau Email ke pengaduan@kpk.go.id.

"Tentang pribadi pelapor akan kami rahasiakan sepenuhnya, " tutupnya. (cr9/tribun-medan.com) 

Penulis: Angel aginta sembiring
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved