Breaking News:

Pembunuhan Sopir Taksi Online

TERKAIT Sopir Online Perempuan Tewas Dibunuh, Polres Lhokseumawe: Pelaku Lebih dari Satu Orang

Dalam kasus tersebut, polisi menyebutkan pelaku lebih dari satu orang dan hingga kini masih dilakukan pendalaman.

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY
Kerabat dan keluarga mendiang Chiw Yet Hau tampak memanjatkan doa dengan membakar dupa, Selasa (8/6/2021).(TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY) 

Dengan ciri-ciri berkulit putih, tinggi badan 150 cm, rambut lurus di cat warna putih,mengunakan masker Medis.

Mayat yang ditemukan tersebut langsung dievakuasi ke RSU Cut Mutia Lhokseumawe.

Sementara itu, suami korban yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa kabar duka tersebut didapatnya setelah pihak kepolisian menghubungi dirinya.

"Minggu malam kita dapat kabar dan langsung ke Aceh dan Senin semalam kita sampai Medan," ucapnya.

Saat ini jenazah korban sudah berada di tempat persemayaman yang berada di Jalan Metal V, Kecamatan Tanjung Mulia.

Seperti yang diberitakan Tribun Medan sebelumnya, wanita sopir ojek online (Ojol) asal Medan yang ditemukan tewas Kebupaten Aceh Utara kini telah berada di tempat duka, di Jalan Metal V, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatra Utara, Selasa (8/6/2021).

Amatan Tribun Medan di lokasi, wanita sopir Ojol yang bernama Chiw Yet Hau telah berada dalam peti jenazah.

Tampak, foto dan lilin, buah - buahan, dan bunga yang tergeletak di atas meja tepat di depan peti jenazah tersebut.

Sementara itu, warga Tionghoa yang berada di lokasi juga terlihat sedang melakukan aktivitas masing - masing.

Warga sekitar, Budi yang berjualan dekat dari lokasi, mengatakan jenazah tersebut sudah ada semenjak dirinya beraktivitas pukul 07.00 WIB.

"Iya tadi sejak pagi sudah ada kulihat peti jenazahnya di sana," sebutnya kepada Tribun Medan, Selasa (8/6/2021).

Suasana di kediaman Chie di Gang Budi No. 22, Kelurahan Tanjung Mulia, tampak sepi. Pintu rumah tertutup dan hanya ada satu mobil yang terparkir di depan rumah.

Berdasarkan keterangan tetangganya (tidak ingin disebutkan namanya), jenazah telah tiba sejak pagi tadi dan langsung dibawa ke Jalan Metal V.

"Tadi pagi langsung dibawa ke Jalan Metal V. Memang biasanya kalau ada tempat duka untuk orang Tionghoa meninggal ke sana. Tadi keluarga sudah ke sana semua," ujar wanita yang bekerja sebagai penjaga toko di dekat rumah Chie.

Selain itu, ia mengaku tidak mengetahui apa yang menyebabkan korban meninggal.

Chiw Yet Hau, Sopir Taksi Online yang Dibunuh Ternyata Tulang Punggung Keluarga, Anak Mau Masuk SMA

Warga setempat menceritakan sosok wanita sopir taksi online asal Medan, Chiw Yet Hau atau CYH yang ditemukan tewas di Aceh Utara pada Minggu (6/6/2021).

Simarmata selaku warga yang berjualan di Pasar Metal dekat balai persemayaman di Jalan Metal V, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatra Utara, yang menceritakan hal tersebut.

Simarmata menjelaskan korban adalah wanita tangguh.

Sebab, menjadi tulang punggung keluarga.

Suaminya diketahui tidak bekerja sampai saat ini.

"Ya bisa dibilang tangguh lah itu. Termasuk wanita yang berani juga mau bawa penumpang dari Medan ke Aceh meski pun kabarnya (penumpang, red) dikenal," jelasnya kepada Tribun Medan saat diwawancara di Pasar Metal, Selasa (8/6/2021).

"Itu anaknya ada satu perempuan. Katanya mau masuk SMA. Kalau suaminya sehatnya di sini. Menurutku kalau sudah kek gitu, udah angkat jempol lah wanita yang menanggung ekonomi keluarganya," sambungnya.

Ia pun menjelaskan kemungkinan jenazah dimakamkan paling lama Kamis (8/6/2021).

"Ya biasanya satu hari di dalam peti, besoknya jenazah dimakamkan. Nah, ini kan sepertinya karena kasus kemungkinan tiga hari lagi. Biasanya begitu," ujarnya.

Sebelumnya, diberitakan wanita sopir driver online ini ditemukan di jurang kawasan Gunung Salak, Desa Alue Dua, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara.

Korban yang bernama Chiw Yet Hau atau CYH (58) ini adalah warga Jalan Metal, Gang Budi No.22 Lingkungan 18 Tanjung Mulia, Medan.

Menurut Humas RSU Cut Meutia Aceh Utara, Jalaluddin, jenazah korban dijemput oleh suaminya.

Pada Senin (7/6/2021) kemarin, datang seorang lelaki mengaku suami korban.

Lelaki itu membawa serta anaknya untuk melihat jenazah korban.

“Tadi ada pria yang datang ke rumah sakit mengaku sebagai suami dan anaknya, melihat jenazah wanita tersebut,” kata Jalaluddin, Senin (7/6/2021).

Pria itu memastikan, kalau jasad wanita Tionghoa itu adalah istrinya, Chiw Yet Hau.

“Tak lama kemudian, penyerahan jenazah dilakukan polisi dengan suami korban tersebut,” kata Jalaluddin.

Sekira pukul 16.50 WIB, jenazah wanita tersebut diantar petugas dengan menggunakan ambulans ke Medan.

Diketahui, jenazah korban ditemukan pada Minggu (6/6/2021) kemarin oleh Abdul Hasymi (40) saat hendak buang air kecil.

Saat ditemukan, terdapat luka di bagian kepala dan wajah.

Diduga luka tersebut akibat hantaman benda tumpul.

Dari hasil penyelidikan polisi, korban berangkat dari Medan untuk mengantar penumpangnya ke Aceh pada 3 Juni 2021.

“Diduga wanita ini korban pembunuhan dan perampokan lalu dibuang ke jurang,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, di Mapolres Lhokseumawe, Senin (7/6/2021).

SUASANA Rumah Duka Chiw Yet Hau, Sopir Taksi Online yang Dibunuh Penumpangnya

Jenazah Chiw Yet Hau, sopir taksi online yang dibunuh penumpangnya, sudah berada di rumah duka, Jalan Metal V, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Selasa (8/6/2021).

Chiw Yet Hau ditemukan tewas di Kabupaten Aceh Utara.

Pantauan wartawan Tribun Medan, jenazah sudah berada di dalam peti.

Foto almarhum, lilin, buah-buahan dan bunga berada di depan peti.

Pedagang di sekitar rumah duka, Budi, mengatakan jenazah sudah ada semenjak dirinya beraktivitas pukul 07.00 WIB.

"Iya tadi sejak pagi sudah ada kulihat peti jenazahnya di sana," sebutnya kepada Tribun Medan.

Baca juga: 4 Fakta Pembunuhan Wanita Sopir Taksi Online di Medan, Jasad Chiw Yet Hau Dibuang ke Jurang Aceh

Sementara itu, suasana dikediaman Chiw di Gang Budi No 22, Kelurahan Tanjung Mulia, tampak sepi.

Pintu rumah tertutup dan hanya ada satu mobil yang terparkir di depan rumah.

Berdasarkan keterangan tetangganya (tidak ingin disebutkan namanya), jenazah telah tiba sejak pagi tadi dan langsung dibawa ke Jalan Metal V.

"Tadi pagi langsung dibawa ke Jalan Metal V. Memang biasanya kalau ada tempat duka untuk orang Tionghoa meninggal ke sana. Tadi keluarga sudah ke sana semua," ujar wanita yang bekerja sebagai penjaga toko di dekat rumah Chiw.

Hingga saat ini keluarga almarhum masih enggan berbicara kepada awak media.

Sekadar informasi, jasad Chiw Yet Hau dibuang ke jurang di Kawasan Gunung Salak, Aceh Utara.

Almarhum ditemukan oleh Abdul Hasyim (40) saat hendak buang air kecil.

Saat ditemukan, terdapat luka di bagian kepala dan wajah.

Diduga luka tersebut akibat hantaman benda tumpul.

Dari hasil penyelidikan polisi, korban berangkat dari Medan untuk mengantar penumpangnya ke Aceh pada 3 Juni 2021.

“Diduga wanita ini korban pembunuhan dan perampokan lalu dibuang ke jurang,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, di Mapolres Lhokseumawe, Senin (7/6/2021).

Jasad kali pertama di bawa ke RSU Cut Meutia Aceh Utara.

Menurut Humas RSU Cut Meutia Aceh Utara, Jalaluddin, jenazah korban dijemput oleh suaminya.

KAPOLRES LACAK Pelanggan Taksi, Heboh Berita Pembunuhan Sopir Taksi Online Chiw Yet Hau

Sopir taksi online wanita asal Medan, Sumatera Utara, yang ditemukan tewas di Gunung Salak ternyata mengantar penumpang dari Medan ke Lhokseumawe, Aceh tanpa aplikasi.

Korban berangkat dari Medan dan pamit ke keluarganya pada Kamis, 3 Juni 2021.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto mengatakan, berdasarkan penyelidikan yang dilaukan pihaknya bahwa saat mengantar penumpang tersebut, korban tidak menggunakan aplikasi dan hanya melalui telepon.

Eko pun menduga pelanggan tersebut sudah mengenal korban.

“Pemesan taksi online ini tidak lewat aplikasi, dia lewat telepon pribadi. Artinya korban sudah pernah kenal atau berlangganan dengan pelaku. Kita masih dalami siapa pelaku ini,” kata Eko di Mapolres Lhokseumawe, Senin (7/6/2021).

Setelah tiga hari tidak ada kabar, korban ditemukan sudah tak bernyawa di kawasan Gunung Salak, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara.

Jasad korban, kata Eko, ditemukan seorang warga bernama Hasymi (40), yang saat itu hendak buang air kecil di kawasan tersebut.

“Saksi mata yang melihat pertama kali mayat itu Hasymi (40). Saat itu dia melintas di jalan rusak lintas Jalan KKA – Bener Meriah tepatnya KM 31, sekitar pukul 16.00 WIB. Terlihat ada tubuh dengan celana terangkat, tergeletak di semak-semak,” ujarnya.

Setelah itu, Hasymi lalu melaporkan temuan itu ke masyarakat lainnya seterusnya ke Mapolsek Nisam Antara.

Diduga dibunuh

Polisi yang mendapat laporan itu langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasinya ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara untuk dilakukan visum.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terdapat beberapa luka pada tubuh korban diduga akibat benda tumpul.

Polisi menduga, perempuan tersebut merupakan korban pembunuhan.

“Diduga wanita ini korban pembunuhan dan perampokan lalu dibuang ke jurang,” ujarnya.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersbut.

“Kami belum tahu motifnya apa, masih didalami. Kami berupaya mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya,” ungkapnya.

Fakta Terbaru pembunuhan wanita sopir taksi online

Diketahui, Wanita sopir taksi online itu bernama Chiw Yet Hau (58) warga Jalan Metal, Gang Budi Lingkungan 18 Tanjung Mulia, Kota Medan.

Dugaan sementara Chiw Yet Hau menjadi korban pembunuhan.

Jasad korban disinyalir sengaja dibuang ke jurang di kawasan Aceh untuk menghilangkan jejak.

Berikut fakta-fakta pembunuhan wanita sopir taksi online Chiw Yet Hau :

1. Ditemukan di Jurang

Jasad Chiw Yet Hau ditemukan di jurang kawasan Gunung Salak, Desa Alue Dua, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara, pada Minggu (6/6/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban ditemukan oleh warga setempat, Abdul Hasymi (40), saat hendak buang air kecil.

Temuan jasad wanita yang diduga korban pembunuhan tersebut membuat heboh masyarakat yang sedangmelintas Jalan KKA Aceh Utara - Bener Meriah.

Korban ditemukan meninggal dengan luka di kepala dan wajah diduga akibat hantaman benda tumpul.

Kapolres Aceh Utara AKBP Eko Hartanto menyampaikan korban berinisial CVH warga Jalan Metal, Tanjung Mulia, Medan

"Korban berusia 58 tahun," kata mantan Kapolsek Sunggal ini, Selasa (8/6/2021).

Eko mengatakan, pihaknya masih mendalami berbagai fakta yang ditemukan di lapangan. Namun, Eko enggan menjelaskan lebih lanjut sudah berapa saksi yang diperiksa.

Baca juga: Sopir Ojol Warga Tionghoa yang Dibunuh Sudah Dibawa ke Rumah Duka, Kapolres: Berusia 58 Tahun

Penemuan jasad wanita muda asal Medan Labuhan, Sumatera Utara,  yang diduga sopir grab menjadi korban perampokan dan pembunuhan di Gunung Salak, Aceh Utara.
Penemuan jasad wanita muda asal Medan Labuhan, Sumatera Utara, yang diduga sopir grab menjadi korban perampokan dan pembunuhan di Gunung Salak, Aceh Utara. (VIA SERAMBINEWS.COM)

2. Jenazah Diambil Suami

Berdasarkan keterangan Humas RSU Cut Meutia Aceh Utara, Jalaluddin, korban diketahui merupakan keturunan Tionghoa.

Jenazah korban diambil pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka pada Senin (7/6/2021) kemarin.

Dari penjelasan Jalaluddin, jenazah Chiw Yet Hau dijemput seorang lelaki yang mengaku sebagai suami korban.

Mulanya, laki-laki itu datang ke rumah sakit ditemani anaknya. Laki-laki itu menyebut ingin melihat dan memastikan jenazah korban.

Setelah dicek, laki-laki itu menyebut wanita sopir dibuang ke jurang adalah istrinya, Chiw Yet Hau.

"Penyerahan jenazah dilakukan polisi dengan suami korban," kata Jalaluddin.

Polisi mengevakuasi mayat wanita tanpa identitas di kawasan wisata Gunung Salak, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (6/6/2021). Kini terungkap identitas wanita tersebut inisial C yang berprofesi sebagai sopir taksi online grab asal Medan, Sumatera Utara. (Dok Mapolres Lhokseumawe)
Polisi mengevakuasi mayat wanita tanpa identitas di kawasan wisata Gunung Salak, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (6/6/2021). Kini terungkap identitas wanita tersebut inisial C yang berprofesi sebagai sopir taksi online grab asal Medan, Sumatera Utara. (Dok Mapolres Lhokseumawe) (Dok Mapolres Lhokseumawe)

3. Antar Langganan dari Medan

Dari hasil penyelidikan polisi, diketahui korban berangkat dari Kota Medan pada Kamis (3/6/2021) lalu.

Penumpang memesan taksi online tanpa menggunakan aplikasi.

Besar kemungkinan, pelaku menelepon langsung korban menggunakan seluler.

Inilah yang masih didalami oleh aparat kepolisian.

Sosok Chiw Yet Hau, Warga Medan yang Ditemukan Tewas di Aceh
Sosok Chiw Yet Hau, Warga Medan yang Ditemukan Tewas di Aceh (HO / Tribun Medan)

4. Dugaan Korban Pembunuhan

Dugaan sementara kepolisian, korban Chiw Yet Hau menjadi korban pembunuhan dan perampokan.

Kepolisian pun terus mendalami kasus ini dan melacak sosok penyewa terakhir sopir taksi online tersebut.

“Untuk proses identifikasi awal mungkin dirampok dan dibunuh,” kata Kapolres Eko.

Namun demikian, Eko memastikan kepolisian tetap melakukan penyelidikan sampai mendapatkan bukti akurat.

(mft/cr8/tribun-medan.com/tribunmedan.id)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved