Breaking News:

Terungkap Fakta Terkait Karyawan Parkir & Kasir Kualanamu Yang Gajinya Dipotong Hingga Rp 2 juta

kemudian, Untuk saat ini, karyawan parkir tersebut menegaskan, ia akan terus bertahan di tengah masa pendemi yang seperti sekarang ini.

Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang
Suasana Bandara Kualanamu Internasional beberapa waktu lalu. Penumpang angkutan udara tujuan luar negeri, baik yang menggunakan penerbangan nasional maupun asing dari dan ke Sumatera Utara mengalami penurunan signifikan pada 2020. 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Beredar informasi sebelum Covid-19 melanda pada bulan Maret 2020,  karyawan parkir dan kasir di Bandara Internasional Kualanamu, di bawah naungan PT Angkasa Pura Solusi, diduga hanya diberi gaji sebesar Rp 500 ribu.

Informasi yang diterima wartawan www.tribun-medan.com, diduga PT Angkasa Pura Solusi motong gaji karyawannya sekitar Rp 2 juta lebih setiap bulannya.

Untuk mencari data yang akurat dari informasi tersebut, wartawan Tribun Medan turun ke lokasi untuk mencari kebenarannya.

Baca juga: Jaksa Geledah Rumah dan Kantor Oknum PNS Dishub Juanda, Pengamat Hukum : Harus Sampaikan Pada Publik

Salah seorang pegawai parkir yang tak ingin namanya disebutkan mengatakan, memang pada awal mula masa pendemi Covid-19, mereka mendapatkan potongan gaji.

"Pada awal-awalnya memang bener bener kita ada pemotongan. Cuma belakangan ini sudah mulai ada peningkatan walaupun tidak penuh,  Lebaran kemarin saja dapat kita penuh," ujar seorang karyawan parkir, Selasa (8/6/2021).

Lanju karyawan parkir, ia memaklumi pada waktu itu yang mana Covid-19 merusak sejumlah sektor perekonomian di Indonesia maupun di Deliserdang.

"Namanya juga pademi kan, mau gak mau namanya sudah kebijakan jadi kita ikuti saja," ujar karyawan parkir. 

"Saat ini memang ada pengurangan jam kerja, tidak di pecat, tapi BPJS di tanggung. Namun, ada beberapa orang yang sudah mengundurkan diri," sambungnya.

kemudian, Untuk saat ini, karyawan parkir tersebut menegaskan, ia akan terus bertahan di tengah masa pendemi yang seperti sekarang ini.

"Untuk menyambung kehidupan ya bertahan dulu lah. Nyari kerjaaan pun susah. Mau jadi pengusaha modal pun tidak ada," ujarya sembari tertawa.

Baca juga: Usai Pakai Jasa PSK, Remaja 15 Tahun Ini Tak Mau Bayar hingga Babak Belur Dipukuli Warga

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler dan WhatsApp, Genaral Manager Angkasa Pura Solusi, Fida, belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait informasi yang beredar tersebut.

(CR23/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Ayu Prasandi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved