Breaking News:

Abu Vulkanik Gunung Sinabung Bikin Tekor Para Petani di Karo

Erupsi Gunung Sinabung berdampak pada penghasilan kelompok tani yang ada di Kabupaten Karo. Tanaman rusak dan tak bisa dipanen

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Array A Argus
HO
Petani di kaki Gunung Sinabung merugi akibat ladang yang dikelola terpapar debu vulkanik, Rabu (9/6/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM,NAMANTERAN--Erupsi Gunung Sinabung membawa dampak buruk bagi kelompok tani yang ada di Kabupaten Tanahkaro, khususnya yang bertani di kaki gunung.

Akibat erupsi Minggu (6/6/2021) kemarin, lahan pertanian masyarakat rusak.

Para petani terancam gagal panen. 

Baca juga: Dampak Erupsi, Lahan Pertanian Rusak Terpapar Abu, Petani : Sudah Enggak Ada Yang Mau Beli

"Kalau sudah seperti ini, sudah rusak lah, dipanen pun sudah enggak bisa," kata Lia bru Ginting, Rabu (9/6/2021).

Lia mengatakan, biasanya lahan yang dikelolanya bisa menghasilkan sekitar 200 kilogram cabai segar.

Melihat kondisi ladang yang rusak berat akibat paparan debu vulkanik, kemungkinan yang bisa dipanen cuma 20 kilogram saja.

Baca juga: Abu Erupsi Gunung Sinabung Selimuti 4 Kabupaten/Kota se-Sumut

"Yang bisa dipanen mungkin 20 kilogram saja, itupun belum tentu ada yang beli," kata Lia menghela nafas.

Bila tanaman rusak, hasil panen anjlok, tentu pemilik lahan akan menurunkan upah kerja. 

"Kalau sudah gini payah kita cari kerja, yang punya ladang pun pasti berat mau ngajak kerja upahan di ladangnya," ucapnya. (cr4/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved