Breaking News:

Tak Jera Meski Sudah Ditegur Bobby Nasution, RSUD Pirngadi Berulah, Diduga Covidkan Pasien

Viral video pasien yang mengeluhkan pelayanan rumah sakit di kota Medan.  Video tersebut viral di media sosial dengan durasi sekitar 01.59 menit. 

HO / Tribun Medan
Tak Jera Meski Sudah Ditegur Bobby Nasution, RSUD Pirngadi Berulah, Diduga Covidkan Pasien 

TRIBUN-MEDAN.com - Kembali lagi viral video pasien yang mengeluhkan pelayanan rumah sakit di kota Medan.  Video tersebut viral di media sosial dengan durasi sekitar 01.59 menit. 

Dalam video tersebut terdengar seorang wanita yang marah - marah terhadap pihak rumah sakit. Ia menumpahkan seluruh kekesalannya melalui video tersebut. 

Awalnya ia terdengar menjelaskan anaknya yang masih bayi ternyata dibilang positif secara tiba - tiba. 

"Tadi hasil Rapid Tesnya, engga tahu kapan dilakukan Rapid, kapan di Antibody, dibilangnya reaktif. Ternyata direkturnya ditelpon bapak Rajudin (Wakil Ketua DPRD Kota Medan) tadi barulah anak ini sebelum masuk ruang operasi di Swab Antigen dan hasilnya negatif," kata perempuan tersebut dengan nada yang keras. 

Ia pun menjelaskan sebelumnya anaknya tersebut tes di RS Stella Maris dan hasilnya negatif. Namun sewaktu di berpindah ke rumah sakit yang ada dalam video, anaknya jadi positif Covid-19. 

"Nah berarti mereka berbohong. Sekarang saya meminta anak saya dibawa pulang itu tidak dikasih sama pihak rumah sakitnya karena tidak jadi operasi," sebutnya. 

Dalam video tersebut, terlihat ada seorang pria yang menggunakan baju putih dan celana hitam seperti memarahi perawat perempuan yang mengenakan pakaian hijau. 

"Engga jadi operasi karena selang infus yang untuk di dekat tulang bahu. Kalau kalian anak kedokteran pasti kalian tahu. Satu pun dokter di rumah sakit ini tidak ada yang berani jumpai kami untuk melepaskan alat di badan anak ini," keluhnya. 

"Katanya telpon dokter dulu dan segala macem. Padahal sampai ruang operasi, dokternya tidak ngapain - ngapain sampai dua jam hanya untuk keluar membilangkan alat untuk masuk selang infus ke bahu engga ada. Rumah sakit Medan ini kan banyak halo," ucapnya dengan nada yang teramat kesal. 

SEJUMLAH warga saat berada di depan Gerbang RS Pirngadi Medan beberapa waktu lalu. Hingga saat ini, RS Pirngadi belum membuka pendaftaran pre-registrasi vaksin Covid-19.
SEJUMLAH warga saat berada di depan Gerbang RS Pirngadi Medan beberapa waktu lalu. Hingga saat ini, RS Pirngadi belum membuka pendaftaran pre-registrasi vaksin Covid-19. (TRIBUN MEDAN/KARTIKA)

Ia pun mengesalkan anaknya tidak jadi operasi karena selang infus anak yang tidak tersedia.

Halaman
1234
Penulis: Goklas Wisely
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved