Breaking News:

Ajak Masyarakat Ikut Vaksinasi, Kapolres Belawan: Jangan Takut, Saya Sudah Dua Kali

Polres Belawan melibatkan 13 Kepala UPT Puskesmas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP M R Dayan menyapa warga peserta vaksinasi Covid-19 di Aula Wira Satya Polres Pelabuhan Belawan, Rabu (10/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polres Pelabuhan Belawan menggelar vaksinasi massal di Aula Wira Satya Polres Pelabuhan Belawan secara berkala. 

Polres Pelabuhan Belawan melibatkan 13 Kepala UPT Puskesmas di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

"Kekuatan personel yang dilibatkan dalam pelaksanaan vaksinasi massal dari kepolisian sebanyak 250 orang dan dari unsur medis (vaksinator) sebanyak 91 orang," kata Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP M R Dayan. Rabu (9/6/2021).

Dijelaskannya, vaksinasi massal ditargetkan untuk 1.010 orang. Jumlah keseluruhan vaksin terpakai pada vaksinasi massal berjumlah 101 Vial Multidosis (1.010/orang) yang diberikan secara berkala, karena penerapan protokol kesehatan. 

Sebanyak 1.010 vaksin diberikan kepada masyarakat umum dan para lansia. Proses berjalan lancar karena melibatkan cukup petugas penyuntik vaksin dari 13 Ka UPT Puskesmas jajaran Polres Pelabuhan Belawan

"Vaksinasi massal ini dilakukan agar membantu masyarakat bisa secepatnya terbentuk kekebalan kelompok atau herd immunity dalam upaya memerangi pandemi Covid-19. Targetnya adalah masyarakat umum, khususnya lansia sebanyak 1.000 orang," jelasnya.

"Saya minta kepada masyarakat agar jangan takut divaksinasi. Saya juga sudah menerima vaksin dua kali. Saya mengimbau kepada masyarakat selama pandemi Covid-19 tetap memakai masker dan menjaga jarak. Apalagi, di wilkum (wilayah hukum) Polres Belawan saat ini kasus Covid-19 mengalami peningkatan," ungkapnya. 

Selain itu, Polres Belawan bersama jajaran polsek pun terus melakukan sosialisasi dan mendisiplinkan masyarakat yang berkerumun di tempat publik. Warga diberi peringatan hingga pembubaran untuk menghindar kerumunan saat Ops Yustisi. 

Seorang lansia, Dahlia (53) warga Belawan mengaku menjadi percaya diri setelah divaksinasi. Dia berharap tidak terjadi efek samping vaksin seperti yang dialami orang lain, seperti demam, lumpuh. 

"Diharapkan dengan adanya vaksin ini  sedikit mengurangi kekhawatiran soal efek Covid219" ujarnya.

(dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved