Breaking News:

News Video

Berawal Adanya Balok, Kini Ibu Rumah Tangga Divonis 6 Tahun Penjara, Ini Alasannya

Dikatakan hakim adapun yang memberatkan karena terdakwa tidak mendukung program pemerintah memberantas tindak pidana narkotika.

Berawal Adanya Balok, Kini Ibu Rumah Tangga Divonis 6 Tahun Penjara, Ini Alasannya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Ernawati Saed alias Erna (33), hanya tertunduk lesu saat mendengar vonis 6 tahun penjara yang dijatuhkan hakim padanya dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (10/6/2021).

Tidak hanya itu, majelis hakim yang diketuai Ali Tarigan juga menghukum warga Jalan Pertempuran Gang Sekata I, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat itu, membayar denda sebesar Rp 1 milyar, dengan subsidar 2 bulan penjara.

Majelis hakim menilai, Ernawati terbukti bersalah menjadi perantara narkotika jenis sabu, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 (2) Jo Pasal 132 (1) UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

"Menjatuhkan terdakwa Ernawati Saed alias Erna dengan pidana penjara selama 6 tahun, denda Rp 1 milyar, apabila tidak dibayar diganti 2 bulan penjara," vonis Hakim.

Dikatakan hakim adapun yang memberatkan karena terdakwa tidak mendukung program pemerintah memberantas tindak pidana narkotika.

"Sementara yang meringankan, terdakwa bersikap sopan selama persidangan," ucap Hakim.

Usai membacakan vonis, terdakwa menyatakan pikir-pikir apakah terima atau banding atas putusan tersebut.

Sementara itu Jaksa Penuntut Umum (JPU) Asni Zahara yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 8 tahun, denda Rp 1 milyar, subsidar 3 bulan penjara juga menyatakan pikir-pikir.

Sebelumnya, dalam dakwaan Jaksa menyebutkan perkara yang menjerat perempuan tamatan SMA itu, bermula saat terdakwa mengangkat jemuran di lantai 2 rumah dan melihat 1 buah balok kayu di dalam kamar yang terletak dilantai 2 rumah terdakwa, kemudian terdakwa bertanya kepada anaknya balok tersebut milik siapa.

"Anak terdakwa menjawab punya om Ahmad, selanjutnya terdakwa membiarkan balok kayu tersebut berada di dalam kamar yang terletak di lantai 2 rumah terdakwa," ucap Jaksa.

Halaman
12
Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: heryanto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved