Breaking News:

Tips Dapur Cerdas

Cara Mengolah Umbi Gembili agar Tidak Gatal Saat Dikonsumsi

Menurut Wira, sinar matahari akan membuat senyawa penyebab gatal dalam umbi gembili ikut menguap ke udara.

Editor: Royandi Hutasoit
SHUTTERSTOCK/Teguh Jati Prasetyo
ilustrasi umbi gembili. 

TRIBUN-MEDAN.com - Gembili merupakan jenis umbi-umbian yang bisa dijadikan sumber karbohidrat selain beras.

Kebanyakan umbi gembili memiliki kulit berwarna cokelat muda dan cokelat tua.

Mengutip buku "Umbi-umbian dan Pengolahannya" (2017) karya Teti Estiasih, Widya Dwi Rukmi Putri, dan Elok Waziiroh terbitan UB Press, secara fisik kebanyakan gembili mempunyai kulit yang disertai dengan rambut-rambut halus.

Sama seperti talas, diperlukan kehati-hatian saat mengolah umbi gembili agar tidak gatal saat dikonsumsi.

"Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi efek gatal pada gembili salah satunya dengan cara dijemur," ujar Travelling Chef Wira Hardiansyah kepada Kompas.com, Rabu (9/6/2021).

Menurut Wira, sinar matahari akan membuat senyawa penyebab gatal dalam umbi gembili ikut menguap ke udara.

Sebelum dijemur, pastikan untuk mengupas dan membersihkan umbi gembili terlebih dahulu. Wira menyarankan untuk menjemur gembili selama lebih kurang dua jam. 

"Sebaiknya jangan terlalu lama karena akan membuat tekstur gembili kering dan kurang sedap saat disantap," kata Wira.

Buku "Umbi-umbian dan Pengolahannya" (2017) karya Teti Estiasih, Widya Dwi Rukmi Putri, dan Elok Waziiroh terbitan UB Press bisa dibaca gratis melalui aplikasi iPusnas.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved