Breaking News:

Empat Pemilik Kafe yang Sempat Dipanggil Satreskrim Polresta Deliserdang Sudah Menjalani Peraturan

Peraturan ini tertuang dalam dalam instruksi Gubernur Sumatera Utara No.188.54/20/INST/2021 tentang Perpanjangan Pembatasan Kegiatan  Masyarakat.

TRIBUN MEDAN / Muhammad Anil Rasyid
Polresta Deliserdang, Jalan Sudirman, Petapahan, Kabupaten Deliserdang, Kamis (10/6/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Empat pemilik cafe yang sebelumnya dipanggil oleh Sat Reskrim Polresta Deliserdang, sudah mentaati batas waktu jam operasional yang sudah ditentukan pemerintah.

diantaranya warung Kopi BZ yang berada di Kecamatan Tanjung Morawa, USK di Kecamatan Lubuk Pakam, WLT di Kecamatan Lubuk Pakam serta KV di Kecamatan Lubuk Pakam,

Peraturan ini tertuang dalam dalam instruksi Gubernur Sumatera Utara No.188.54/20/INST/2021 tentang Perpanjangan Pembatasan Kegiatan  Masyarakat.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada pelaku pelaku usaha ekonomi yang sudah dapat mentaati instruksi gubernur Sumatera Utara  No.188.54/20/INST/2021 tentang perpanjangan pembatasan kegiatan masyarakat," ujar Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemi Mandagi, Kamis (10/6/2021).

Lanjut Kapolresta, ia berharap agar pelaku usaha lainnya juga wajib mentaati. Sementara itu, Ops Yustisi terus berjalan guna menerapkan protokol kesehatan bagi pelaku-pelaku usaha.

Baca juga: Pemkot Binjai Terima Kedatangan Tribun Medan, Pimred Iin: Kami Hadir di Seluruh Platform Media

"Akan diberikan sanksi bagi pelaku usaha yang melanggarnya, sebagaimana peraturan yang sudah ditetapkan pemerintah dalam upaya pencegahan Penyebaran Covid-19," ujar Yemi.

Diberitakan sebelumnya, Polresta Deliserdang lakukan tindakan tegas kepada para pemilik usaha yang kedapatan melanggar instruksi gubernur sumatera utara pada Nomor 188.54/15/inst/2021 tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan asyarakat berbasis mikro.

Alhasil, tindakan tegas tersebut dilakukan Polresta Deliserdang melalui Satreskrim Polresta Deliserdang.

"Saat ini masih dalam tahap proses penyelidikan terhadap para Pelaku usaha yang telah mendapat peringatan tertulis  sebanyak tiga kali lebih, dua pemilik kafe tersebut sudah kita panggil dan sudah kita mintai keterangan," ucap Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus, Kamis (3/6/2021).

Sementara itu lanjut Firdaus, untuk dua kafe lagi selanjutnya juga akan panggil  untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Adapun, pemanggilan tersebut dikarenakan keempat cafe tersebut sudah beberapa kali mendapatkan surat peringatan yang diberikan oleh Polresta Deliserdang melalui operasi yustisi yang dilakukan bersama dengan TNI dan Satpol PP beserta Pemkab Deliserdang.

Baca juga: Cobaan Datang Bertubi-tubi, Terry Putri Kehilangan Brankas 100 Kg: Digondol Tamu tak Diundang

Terpisah, Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemi Mandagi, menjelaskan hal yang sama, pemanggilan tersebut dilakukan karena pemilik usaha tidak mematuhi peraturan yang sudah di tetapkan.

"Instruksi gubernur sumatera utara Nomor 188.54/15/inst/2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis mikro, tidak hanya itu saja, keempatnya juga sudah tiga kali bahkan lebih diberikan surat peringatan melalui operasi yustisi," ucap Yemi.

Kapolresta Deliserdang ini juga mengungkapan, hal ini dilakukan untuk membuat efek jera kepada pemilik usaha yang membandel dan juga untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Deliserdang.

(CR23/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Ayu Prasandi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved