Breaking News:

Hotel Kapsul di Ajibata Ditarget Selesai Akhir Juni, Sandiaga Uno: Kita Geber!

Sandiaga Uno memantau perkembangan proyek hotel kapsul di The Kaldera Toba, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Rabu (9/6/2021).

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/MAURITS PARDOSI
Menteri Sandiaga Uno bersama Dirut BPODT Jimmy Bernando Panjaitan meninjau pembangunan hotel kapsul di The Kaldera Toba, Ajibata, Rabu (9/6/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memantau perkembangan proyek hotel kapsul di The Kaldera Toba, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Rabu (9/6/2021).

Pembangunan hotel kapsul ini bekerjasama dengan Bobobox. Bobobox adalah pengelola jaringan hotel kapsul waralaba di Indonesia yang mengusung desain kapsul minimalis dengan teknologi konektivitas antara ruangan-ruangannya dengan aplikasi seluler menggunakan Internet untuk Segala (IoT).

Menurut Sandiaga Uno, pengerjaan hotel kapsul sudah mencapai 40 persen. 

"Teman-teman BODT, hari ini, kita langsung meninjau salah satu inisiatif yang tiga bulan lalu kita canangkan. Dan hari ini sudah mendekati 40 persen kesiapannya," ungkap Menteri Sandiaga Uno pada Rabu (9/6/2021).

Ia berharap 30 kabin dari hotel ini dapat digunakan pada akhir Juni.

Sandiaga Uno mengatakan, Kemenparekraf bergerak cepat membangunan fasilitas di obyek wisata.

"Kita geber. Gerak bersama. Kita kerjasama dengan Bobobox. Kita menyediakan lahan bentuk kerjasama yang saling menguntungkan. Kita garap semua sektor," sambungnya.

Bila dinilai berhasil, Kementerian berencana akan membangun 30 kabin lagi untuk tahun berikutnya.

Dirut BPODT Jimmy Bernando Panjaitan optimis target pembangunan hotel low budget di The Kaldera Toba tercapai.

"Saya kira demikian yang disampaikan Pak Menteri, banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan dengan waktu yang sesegera mungkin. Banyak pekerjaan harus cepat," ungkap Indra.

Tak hanya pembangunan hotel, target untuk menghadirkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat pun katanya mulai terwujud.

Lewat pelatihan serta pembekalan keterampilan, pihaknya telah merekrut sebanyak tiga orang warga setempat saat ini. 

"Karena tujuan dari seluruh pembangunan ini adalah demi rakyat, itu yang saya kira menjadi hal yang utama dari kami. Jadi ada yang sudah kita didik-kita latih sebelumnya itu tiga orang sudah kami pekerjakan," pungkasnya. (cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved