Breaking News:

Inilah Medan, Plang Halte Pun Bisa Hilang Diduga Digonikan Maling

Plang halte bus di Kota Medan hilang diduga digonikan komplotan maling dan bikin bingung penumpang

Penulis: Almazmur Siahaan
Editor: Array A Argus
Rechtin/Tribun Medan
Warga saat menunggu bus Trans Metro Deli di depan Bank Indonesia Sumatera Utara, Jalan Balai Kota, Kesawan, Medan, Minggu (29/11/2020). 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN--Plang halte bus di Jalan Kolonel Yos Sudarso Km 8,9 Lingkungan I, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli hilang.

Diduga plang tersebut digonikan komplotan maling.

Akibat hilangnya plang halte ini, penumpang pun bingung hendak turun di titik mana ketika naik bus. 

Kepala Bagian Operasional Bus Trans Metro Deli Emil Pane mengatakan, untungnya di dalam bus ada suara pengumuman sesuai titik koordinat yang telah ditetapkan.

Baca juga: AKHIRNYA, Penyerang Bus Trans Metro Deli Ditangkap Polisi, Ini Orangnya

"Ketika halte itu sudah hilang, ini jadi persoalan bagi penumpang kita, mereka kan selalu turunnya di halte-halte. Namun, dari suara pengumuman memang tetap, di bus itukan sudah ada titik koordinat nya,"

"Mereka wajib, cuma untuk penumpang kan mereka tidak tahu dimana turun naik nya itu," ujar Emil saat diwawancara www.tribun-medan.com, Kamis (10/6/2021).

Dia mengatakan, meski driver selalu mengumumkan titik turun penumpang, tapi tetap saja tanda di halte harus ada. ut.

"Penanggulangan nya sudah kita sampaikan ke Dishub Kota Medan supaya ini diperhatikan oleh mereka,"

"Karena mereka yang punya domain untuk memonitoring halte-halte itu, dan mana yang sudah hilang coba diperbaharui lagi, itulah yang kami sampaikan," katanya.

Baca juga: Penumpang Rebutan Naik Bus Trans Metro Deli, Banyak Sampah Bertebaran di Halte Balai Kota

Sementara, melihat infrastruktur yang ada di Kota Medan, dia merasa pembangunan halte tetap belum bisa dilakukan. 

Meski demikian, sudah ada beberapa halte tetap yang sudah dibangun di beberapa lokasi.

"Tapi melihat situasi yang ada di lapangan, melihat infrastruktur yang ada di Kota Medan sepertinya belum bisa membangun halte di Medan ini,"

"Memang ada beberapa juga halte yang sudah dibangun. Contoh yang di depan rumah susun Seruwai, disitu kan sudah ada halte kita yang pakai atap juga ada di beberapa lokasi lainnya," ujar Emil.(cr17/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved