Breaking News:

Kepala Dinas Pendidikan Binjai Sesalkan Pemprov Sumut tak Fasilitasi Guru SM/SMK Divaksin

Pada 15 Juni mendatang, Pemkot Binjai juga akan melakukan vaksin terhadap 750 guru yang ada di Kota Binjai. 

TRIBUN MEDAN/ SATIA
Kepala Dinas Pendidikan Sri Ulina Ginting, di Kantornya, Jalan Gunung Jaya, Kota Binjai, Kamis (10/6/2021). 

TRIBUN MEDAN.COM, BINJAI-Dinas Pendidikan Kota Binjai mengaku terbebankan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, terkait vaksinasi yang dilakukan kepada tenaga pengajar. 

Pasalnya, guru SMA/SMK dan SLB, yang seharusnya menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, malah ditanggung oleh Pemkot Binjai. 

Hal ini, disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Sri Ulina Ginting, di Kantornya, Jalan Gunung Jaya, Kota Binjai, Kamis (10/6/2021). 

"Kita jadi terbebankan juga karena Pemprov tidak mengurus guru SMA dan SMK," ungkapnya.

Baca juga: Hanya Ramalan Semata, Zodiak Cinta Besok Jumat 11 Juni 2021: Ada yang Dapat Kejutan

Saat ditanya, kenapa Pemprov Sumut, melalui Dinas Pendidikan tidak mau memfasilitasi vaksin, Sri Ulina enggan menjawab.

"Tapi, jangan dulu lah. Biarkan aja, nanti gak enak pula sama Pemprov," ucapnya. 

Untuk saat ini, sebanyak 1.848 tenaga pengajar di Kota Binjai, sudah menjalani vaksinasi Covid-19.

Ribuan tenaga pengajar tersebut, terdiri dari Guru Sekolah Dasar (SD), SMP, SMA/SMK dan Sekolah Luar Biasa. 

Pada 15 Juni mendatang, Pemkot Binjai juga akan melakukan vaksin terhadap 750 guru yang ada di Kota Binjai. 

Menjawab keluhan Sri Ulina Ginting, Kepala Cabang Disdik Pemprov Sumut, Basir Hasibuan mengatakan, bahwa sebagian besar guru SMA/SMK adalah warga Kota Binjai. 

Halaman
12
Penulis: Satia
Editor: Ayu Prasandi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved