Breaking News:

Medan Zona Merah Lagi, Jubir Satgas Covid-19 Medan Bantah Data Satgas Pusat

Data ini berdasarkan situs web https://covid19.go.id/peta-risiko yang menampilkan informasi sebaran Covid-19 di Indonesia.

Tribun Medan / Rechtin
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Medan Mardohar Tambunan saat ditemui di Posko Satgas Covid-19, Jalan Ibus Raya Medan Petisah, Selasa (10/11/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -Kota Medan kembali dinyatakan berstatus zona merah Covid-19 atau berisiko tinggi.

Data ini berdasarkan situs web https://covid19.go.id/peta-risiko yang menampilkan informasi sebaran Covid-19 di Indonesia yang diakses hari ini.

Berdasarkan peta risiko tersebut, Kota Medan menjadi satu-satunya wilayah dengan status zona merah di Sumatera Utara.

Namun Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Medan Mardohar Tambunan mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun Satgas Covid-19 Medan, pihaknya masih mengklaim Kota Medan berada di zona orange.

"Berdasarkan data, kita masih zona orange. Tidak tahu mereka dasar pembobotannya seperti apa," ujar Mardohar, Kamis (10/6/2021).

Sementara itu berdasarkan data yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Medan, saat ini jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Medan sebesar 16.681 kasus. Dengan total pasien sembuh sebesar 15.408 dan meninggal sebanyak 600 orang meningkat 1 orang dalam 24 jam.

Dikatakannya, hingga saat ini Satgas Kota Medan masih rutin melakukan pengawasan penerapan PPKM mikro. Seperti pengawasan penerapan jam operasional dan posko di perbatasan Kota Medan.

"Penyekatan terhadap masyarakat yang berasal dari luar kota yang ingin masuk ke Kota Medan masih dilakukan. Penyekatan di pusatkan di pintu masuk Kota Medan jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan," tuturnya.

Mardohar mengatakan dalam penyekatan tersebut masyarakat yang berasal dari luar daerah yang akan memasuki Kota Medan harus menjalani swab test terlebih dahulu.

"Apabila hasilnya negatif maka oleh petugas diijinkan untuk melanjutkan perjalanan. Namun apabila hasilnya positif maka harus dirujuk ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut," katanya. (cr14/tribun-medan.com)

Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved