Breaking News:

Menumpuk Sampah Jadi Cara Baru Pemerintah Tuntaskan Masalah Persampahan Kota

Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan M Husni mengatakan pihaknya menjalin kerja sama dengan Pemkab Deliserdang dalam mengatasi masalah sampah

Penulis: Almazmur Siahaan
Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/Rechtin
Para pemulung saat sedang mengumpulkan sampah di TPA Terjun, Kecamatan Medan Marelan. TPA Terjun jadi TPA satu-satunya yang menampung sampah dari seluruh wilayah di Kota Medan.  

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN--Pemerintah kota (Pemko) Medan bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Utara dan Pemkab Deliserdang menjalin kerja sama dalam hal penanganan sampah.

Untuk kedepannya, sampah yang ada di Kota Medan akan dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA) di kawasan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hilir, Kabupaten Deliserdang.

Di sana, nanti sampah dimusnahkan dengan cara ditumpuk di lokasi yang cekung.

Selanjutnya, sampah akan dipadatkan dan ditimbun dengan tanah.

Baca juga: Pupuk Cair dari Sampah Diklaim Bagian dari Kesuksesan 100 Hari Kerja Bobby Nasution

Adapun sistem menimbun sampah di TPA ini dikenal dengan Sanitary Landfill.

"Sanitary landfill itu kan nanti di wilayah STM Hilir Deliserdang, hari ini perkembangan nya untuk Detail Engineering Design (DED) dan studi kelayakan sudah disusun oleh pemerintah provinsi," kata Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, Muhammad Husni, Kamis (10/6/2021).

Kemudian, lanjut Husni, agar semua sampah bisa ditampung dan ditimbun, Pemprov Sumut telah mengajukan perluasan lahan sekira 50 hektare di lokasi yang sama. 

Dikatakannya, pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga sedang membuat kajian kelembagaan.

Baca juga: Dukung Sungai Deli Menjadi Lokasi Wisata, Federasi Arung Jeram Indonesia Bersih-bersih Sampah Sungai

Nantinya juga pencanangan ini akan ditindaklanjuti dengan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepakatan antara Pemko Medan dan Pemkab Deliserdang.

"Itu butuh waktu lah, karena banyak persiapan-persiapan untuk mencapai ke sana," kata Husni.

Meski membutuhkan waktu yang lama karena banyaknya proses yang akan dilalui, Husni mengaku tetap optimis sampah di Kota Medan segera dikelola dengan metode sanitary landfill di STM Hilir Deliserdang.

Baca juga: Dikira Miskin dan Tumpuk Sampah Selama 10 Tahun, Tetangga Kaget Tahu Jumlah Kekayaan Wanita Tua Ini

Sistem sanitary landfill ini berguna untuk mengurangi bau dari sampah yang mengalami pembusukan di dalam tanah. 

Teknik ini juga menghambat terbuangnya gas metana ke udara yang menjadi sumber bau dari sampah yang membusuk.(cr17/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved