Breaking News:

Sampah Menumpuk di Bahu Jalan Medan, SAHdaR Sarankan 5 Langkah Ini!

SAHdaR Medan memberikan rekomendasi langkah penanggulangan sampah untuk Pemko Medan, Kamis (10/6/2021).

Penulis: Almazmur Siahaan
Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/ALMAZMUR SIAHAAN
Seorang pemulung berdiri di tumpukan sampah di bahu Jalan Letda Sujono, Medan, Kamis (10/6/2021). SAHdaR menemukan sekitar seribu titik bahu jalan yang menjadi tempat pembuangan sampah sementara di Kota Medan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Almazmur Siahaan

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sentra Advokasi untuk Hak Dasar Rakyat (SAHdaR) Medan memberikan rekomendasi langkah penanggulangan sampah untuk Pemko Medan, Kamis (10/6/2021).

Berdasarkan hasil survei Sentra Advokasi untuk Hak Dasar Rakyat (SAHdaR), sampai saat ini terdapat sekitar seribu titik bahu jalan dan trotoar yang terpantau masih menjadi tempat pembuangan sampah di kota Medan.

Koordinator Eksekutif SAHdaR Ibrahim mengatakan, pihaknya menawarkan beberapa solusi solusi yang dapat dijalankan Pemko Medan agar tidak terjadi penumpukan sampah di sebagian besar bahu jalan.

Langkah pertama, memerintahkan setiap camat untuk menyediakan bak tempat sampah di tengah pemukiman warga, yang dapat ditempatkan di masing-masing rumah kepala lingkungan. 

Dengan begitu, sampah tidak akan dibuang sembarangan dan menumpuk di bahu jalan.

Kedua, menambah petugas kebersihan khususnya bestari dan jam operasional pengangkutan sampah.

Baca juga: 1.000 Titik Bahu Jalan di Medan Jadi Tempat Sampah, SAHdaR: Kumuh dan Beraroma Busuk

Lebih lanjut, menyesuaikan iuran retribusi sampah yang dikutip oleh petugas sampah, sebagaimana ketentuan yang telah diatur dalam Peraturan Daerah Kota Medan dan tidak lupa untuk memberikan kwitansi sebagai bukti pembayaran retribusi.

Ketiga, melakukan perubahan terhadap anggaran pengelolaan sampah sehingga lebih proporsional pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) kota Medan.

Serta, memaksimalkan penggunaan anggaran kebersihan yang telah disalurkan kepada masing-masing kecamatan di kota Medan.

Keempat, memerintahkan setiap Camat agar memperbaiki sistem perekrutan petugas bestari, melati dan personil kebersihan kecamatan.

Kemudian, melakukan pelatihan sehingga para petugas kebersihan memiliki pemahaman terhadap tugas pokok, fungsi dan visi untuk kota Medan yang lebih bersih.

Kelima, Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Medan segera melakukan penambahan dan peremajaan terhadap truk pengangkut sampah, sehingga dapat mengakomodir secara efisien pengangkutan sampah yang dihasilkan masyarakat kota Medan. (cr17/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved