Breaking News:

Sandiaga Uno Kunjungi Makam Pendeta Nommensen, Ephorus: Saya Dengar Bapak Sayang dengan HKBP

Ephorus HKBP Pendeta Robinson Butarbutar mengapresiasi  perhatan Menteri Sandiaga Uno terhadap gereja yang ia pimpin.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/MAURITS PARDOSI
Menteri Sandiaga Uno bersama Ephorus HKBP Pendeta Robinson Butarbutar mengunjungi Makam Dr I L Nomensen di Sigumpar, Toba, Kamis (10/6/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Ephorus HKBP Pendeta Robinson Butarbutar mengapresiasi  perhatan Menteri Sandiaga Uno terhadap gereja yang ia pimpin.

"Saya mendengar dari kawan-kawan dari Jakarta, Bapak sayang dengan HKBP. Misalnya pada waktu HKBP di Cilincing mau diresmikan, Bapak baru menjabat sudah datang ke sana meresmikan," ungkap Pendeta Robinson Butarbutar pada kunjungan menteri ke makam Pendeta Nommensen di Sigumpar, Kabupaten Toba, Kamis (10/6/2021).

"Dan sekarang Bapak datang ke jantung sejarah kami. Jantung hati kami. Ke makam tokoh yang kami hormati, Rasul Orang Batak Nomensen yang memberikan hidupnya untuk kemajuan orang-orang Batak," sambungnya.

Sebagai bentuk penghargaan asal-muasal Pendeta Nommensen, ia membuka dengan ungkapan bahasa Jerman yang kemudian ia terjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.

"Oleh karena itu, izinkan saya memulai dengan ungkapan ini, 'berterimakasih adalah lebih baik dari bertanya kemana kita pergi'. Dalam ungkapan itu Pak Menteri, izinkan saya mewakili warga, pelayan dan pemimpin HKBP mengucapkan terimakasih kepada Pak Menteri," sambungnya.

Ia bahkan menguatkan Menteri Sandiaga Uno dengan doa dalam menunaikan tugas.

"Waktu Bapak sangat singkat, tetapi kami akan mendoakan bapak untuk sukses menunaikan yang presiden amanatkan kepada bapak untuk mempercepat pembuatan daerah-daerah Danau Toba itu menjadi pusat pariwisata nasional, super prioritas," tuturnya

Ia juga menuturkan perihal kontribusi Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) dalam pembangunan destinasi wisata religi HKBP.

"Dalam kaitan itu juga, kami sebagai HKBP juga sudah menjalin kerjasama dengan Pak Jimmy Panjaitan untuk semua HKBP ikut berperan. Kami semua akan membuat penandatanganan kerjasama diantara kami dengan bapak Jimmy yang memimpin," terangnya.

"Kami juga sudah bekerjasama dengan bupati dengan bekerjasama dengan semua HKBP yang ada di sini, di kawasan Danau Toba, di tujuh distrik yang besar-besar untuk melakukan kebersihan. Pertama-tama di kompleks gereja dan nanti akan menyebar di seluruh warga sekitar sebagai upaya kami ikut mendukung," sambungnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa makam tersebut dapat dijadikan sebagai destinasi wisata religi.

"Kami juga berharap agar bapak bersedia membantu HKBP dan pemerintah di sini menggunakan sebaik-baiknya pusat-pusat religi agar tugas bapak dapat kita sukseskan pada periode ini. Banyak pusat-pusat religi kita. Salah satunya ini," tuturnya.

Dengan pembenahan kawasan tersebut, ia berharap jumlah wisatawan dapat meningkat, lebih dari jumlah pengunjung sebelum pandemi Covid-19.

"Dan kawan-kawan di sini berharap ini menjadi atraksi yang lebih besar lagi ke depan. Lebih besar dari sebelum Covid-19 datang. Agar makam ini menjadi magnet kedatangan para wisatawan, bukan hanya dari Eropa atau juga dari Afrika, tetap juga dari Asia ini," tuturnya.

"Kami akan meresmikan sebuah sopo dengan nama Sopo Nomensen tanggal 10 Juli yang akan datang di Kantor Pusat. Jika bapak berkenan, kami akan sangat bersyukur bila bapak nanti berkenan datang dan membuka sopo itu," pungkasnya. (cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved