Breaking News:

News Video

Kondisi Perpustakaan Kecamatan di Perbaungan Kabupaten Serdangbedagai Memprihatinkan

Plt Kadis Perpustakaan dan Arsip Sergai, Dimas Kurnianto yang dikonfirmasi mengaku belum mengetahui kapan akan kembali mengaktifkan perpustakaan

Penulis: Indra Gunawan
Editor: heryanto

Kondisi Perpustakaan Kecamatan di Perbaungan Kabupaten Serdangbedagai Memprihatinkan

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Hingga saat ini Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) belum juga memfungsikan Perpustakaan Kecamatan yang ada di kawasan Perbaungan.

Setelah tertimpa pohon tumbang diawal tahun lalu sampai kini belum diketahui secara pasti kapan perpustakaan akan kembali dibuka. Kondisi bangunan pun kini sudah tampak tidak terawat.

Pantauan www.tribun-medan.com bagian atap bangunan masih tampak rusak. Bagian seng yang sempat tertimpa pohon yang tumbang masih tampak berubang. Jika hujan, air pun masuk ke dalam ruangan.

Sementara itu pada bagian luar, keramik juga sudah ditumbuhi rerumputan. Rumput bahkan tampak menebal di bagian halaman depan, samping dan bagian belakang. Tampak kalau jendela bagian depan juga sudah rusak termasuk pada bagian plafon-plafonnya.

Di dalam ruangan sama sekali tidak ada terlihat lagi buku-buku. Rak buku sudah kosong begitu juga dengan meja dan kursi sudah disusun. Bagian dalam juga tampak kotor berdebu.

Plt Kadis Perpustakaan dan Arsip Sergai, Dimas Kurnianto yang dikonfirmasi mengaku belum mengetahui kapan akan kembali mengaktifkan perpustakaan Kecamatan Perbaungan itu.

Ia menyebut pasca tertimpa pohon tumbang mereka tidak mempunyai anggaran untuk memperbaiki. Hal ini lantaran kejadian terjadi diawal tahun setelah selesai perencanaan anggaran.

" Saat ini sedang diusulkan lah biaya untuk perehapannya. Mau kita siasasi ini nanti di P (perubahan APBD). Insyaallah tahun ini kita upayakanlah untuk direhap. Itu rusak karena timpa pohon,"kata Dimas.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ini menyebut pihaknya sudah memanggil tukang untuk menilai berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk memperbaiki kerusakan. Disebut karena kejadian itu seng jadi rusak dan bocor.

Meski masih tampak kokoh bangunannya namun Dimas menyebut bangunan bisa membahayakan kalau ditempati tidak diperbaiki dengan teliti.

" Karena takut membahayakan makanya kita kosongkan kemarin itu. Perpustakaan Kecamatan kita ada sembilan sebenarnya karena yang di Perbaungan kita kosongkan sementara ini tinggal delapan.

(dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved