Breaking News:

Zaki Hanyut di Sungai Belawan, Sempat Ditarik Teman Tapi Lepas Terbawa Arus

Temannya berupaya menolong korban dengan meraihnya dan berupaya menaikkan korban di bahu.

Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Liston Damanik
Dok SAR Kota Medan
Personel Rescuer Basarnas mencari M Nabili Zaki (16) yang hanyut saat mandi-mandi bersama temannya di aliran Sungai Belawan, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Kamis (10/6/2021) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -M. Nabili Zaki (16) hanyut saat mandi-mandi bersama temannya di aliran Sungai Belawan, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang, Kamis (10/6/2021) sore. 

Korban adalah warga Desa Bulu Cina Kloni 4, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang. 

Humas SAR Kota Medan Sariman Sitorus menyebutkan kejadian bermula pada Kamis sore sekitar pukul 15.20 WIB. Korban Muhammad Nabili Zaki bersama enam orang temannya berangkat dari rumah menuju sungai hendak mandi-mandi.

"Namun, nahas korban yang diduga tidak pandai berenang saat hendak mandi langsung hanyut terbawa arus sungai yang saat itu sedang tinggi," bebernya, Jumat (11/6/2021).

Teman korban yang mengetahui kejadian tersebut berupaya menolong korban dengan meraih korban dan berupaya menaikkan korban di bahu.

"Namun teman korban tidak sanggup membawanya ke tepi dikarenakan arus sungai yang cukup deras. Sehingga korban akhirnya terlepas dan hanyut terbawa arus sungai," ungkap Sariman. 

Teman-teman korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke pemerintah desa setempat hingga diteruskan ke Kantor Basarnas Medan.

"Hingga malam tadi, Kamis (10/6/2021) malam Personil Rescuer Basarnas Medan masih melakukan pencarian, hingga pukul 23.00 WIB akhirnya menghentikan pencarian korban," bebernya. 

Lebih lanjut, Sariman menuturkan pencarian dilanjutkan kembali pada Jumat (11/6/2021) sekitar pukul 07.00 WIB.

Pencarian dilakukan dengan menyisir sepanjang aliran Sungai Belawan mulai dari lokasi awal korban dinyatakan hanyut menuju hilir sungai.

"Selain itu pencarian yang dimulai malam tadi juga dengan melakukan penyisiran menggunakan perahu LCR bermanuver di sekitar awal korban hanyut dengan pola sirkle yang bertujuan apabila korban diduga hanyut tersangkut dibawa sungai bisa terlepas," ungkapnya.

Saat ini Tim Rescue Basarnas Medan masih terus berupaya melakukan pencarian selain penyisiran dari sungai juga dilakukan penyisiran dari pinggir sungai namun korban belum diketemukan. (vic/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved