Breaking News:

Mengenal Jong Labar, Kue Jagung Khas Karo yang Lezat hingga Cara Membuatnya

"Jagungnya harus jagung manis karena mempengaruhi rasa akhirnya nanti. Soalnya kalau jagung tua nanti rasanya kurang enak," jelas Yola.

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan | Editor: Royandi Hutasoit
TRIBUN MEDAN/HO
Jong Labar makanan khas suku Karo yang terbuat dari jagung manis. 

TRIBUN-MEDAN.com - Jong Labar merupakan satu diantara sekian banyaknya kue-kue tradisional khas suku Karo. 

Jika diartikan ke dalam bahasan Indonesia Jong artinya Jagung, sehingga Jong Labar sering pula disebut kue jagung atau lepat jagung. 

Jong Labar bisa dibilang salah satu makanan yang amat disukai masyarakat suku Karo, bukan hanya karena rasanya yang gurih dan lezat, namun karena cara membuatnya juga tergolong mudah.

Tidak hanya itu, bahan-bahan yang digunakan untuk membuat Jong Labar juga tergolong  sedikit, meski demikian Jong Labar dipastikan cocok di lidah semua orang.

Jong labar berbahan utama jagung manis yang dimasak dengan beberapa bahan tambahan lainnya, dahulu makanan satu ini dimasak saat adanya suatu perayaan, seperti pernikahan atau pesta memasuki rumah baru, namun sekarang Jong Labar dapat kapan saja dinikmati asalkan tau cara membuatnya.

Seorang warga Karo Yolanda Br Tarigan (26) menuturkan keluarganya pernah beberapa kali membuat Jong Labar saat ada acara kumpul keluarga.

"Dulu sering buat kalau ada acara keluarga, karena cara buatnya simpel tapi rasanya enak. Kalau buat Jong Labar enggak pernah sisa, selalu habis.  Tapi sekarang udah jarang kami buat," katanya, Sabtu (12/6/2021).

Wanita yang akrab disapa Yola ini menjelaskan hanya perlu 7 bahan untuk membuat Jong Labar, yakni Jagung Manis, gula merah dan gula putih (sesuatu selera), kelapa parut, garam, merica, maizena, terigu, dan daun pisang untuk membungkus semua adonan.

"Jagungnya harus jagung manis karena mempengaruhi rasa akhirnya nanti. Soalnya kalau jagung tua nanti rasanya kurang enak," jelas Yola.

Ia menjelaskan pertama-tama jagung diserut atau diblender terlebih dahulu sampai halus. Setelah jagung sudah halus campurkan dengan gula merah yang sudah dihaluskan, garam, lada hitam, maizena, terigu dan kelapa parut, dan sedikit gula putih sesuatu selera.

"Kalau takarannya tergantung berapa banyak yang mau dibuat, semakin banyak porsi yang mau dibuat, juga semakin banyak jumlah bahannya. Tapi kalau garam dan gula dikasi secukupnya saja, sesuaikan dengan selera masing-masing. Ada juga orang yang enggak menambahkan gula putih," katanya.

Setelah semua bahan tercampur dengan baik, kata yolan sendokkan bahan tersebut ke daun pisang dengan bentuk persegi panjang dan kedua ujung nya dilipat rapi, agar saat proses mengkukus, Jong Labar nya tidak keluar dan hancur.

"Kalau sudah dibungkus satu persatu dengan daun pisang, baru dikukus, kurang lebih 30 menit sampai aromanya tercium, simpel memang cara membuatnya tapi rasa jangan ditanya, dijamin suka," katanya.

Yolan mengatakan penjual Jong Labar juga dapat ditemui di pajak Berastagi di hari-hari tertentu seperti Sabtu, Minggu atau hari libur.

(cr21/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved