Pembunuhan Sopir Taksi Online Wanita

Pascapembunuhan Chiw Yet Hau, Suami Merasa Bingung dan Pilih Lanjutkan Usaha

Ahoi, suami dari Chiw Yet Hau merasa bingung dengan kasus pembunuhan istrinya. Berikut ini petikan wawancara dengan Ahoi

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY
Ahoi (sebelumnya disebut Ayung), suami Chiw Yet Hau, sopir taksi online Medan yang dibunuh perampok saat ditemui di kediamannya, Sabtu (12/6/2021).(TRIBUNMEDAN/GOKLAS WISELY) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN--Chiw Yet Hau, sopir taksi online asal Medan yang dibunuh perampok dan jasadnya dibuang di kawasan Gunung Salak, Aceh Utara kini sudah dimakamkan.

Jenazah korban dikebumikan pada Kamis (10/6/2021) kemarin.

Menurut Ahoi, suami Chiw Yet Hau, istrinya itu dimakamkan di pekuburan warga Tionghoa.

"Pemakamannya di pekuburan marga Ong," kata Ahoi di kediamannya Jalan Metal, Gang Sehat, Kecamatan Medan Deli, Sabtu (12/6/2021).

Disinggung mengenai kasus yang melanda istrinya, Ahoi mengaku baru tahu pelaku ditangkap polisi dari kerabatnya.

Sejumlah kerabat membaca informasi penangkapan pembunuh Chiw Yet Hau berinisial MYS alias MY dari media sosial. 

"Kalau dari polisi belum ada (disampaikan) tiga orang. Mereka hanya bilang lebih dari satu orang. Itu pun saya dapatkan informasinya dari saudara-saudara dan media sosial," ungkapnya.

Ia pun mengaku heran dengan kasus yang menimpa istrinya ini.

Sosok Chiw Yet Hau, Warga Medan yang Ditemukan Tewas di Aceh
Sosok Chiw Yet Hau, Warga Medan yang Ditemukan Tewas di Aceh (HO / Tribun Medan)

Sebab, kata Ahoi, tak pernah-pernahnya Chiw Yet Hau mau menerima penumpang laki-laki lebih dari satu. 

"Tapi ini kok bisa tiga orang. Itu yang saya heran," sebutnya.

Meski saat ini satu orang pelaku sudah ditangkap, Ahoi cuma bisa berharap polisi bisa menangkap dua pelaku lainnya.

Baca juga: Komentar Suami Chiw Yet Hau Terkait Penangkapan Pembunuh Sang Istri, 2 Pelaku Masih Berkeliaran

Dia pun saat ini mengaku tengah memfokuskan diri melanjutkan usaha, pascakematian Chiw Yet Hau

"Ya, kami kembali lanjutkan usaha jepitan baju. Tapi ganti-ganti juga. Tergantung cetakan dari pabrik apa, ya kita salurkan," kata Ahoi.

Dia mengatakan, jepitan baju itu akan dijual secara eceran kepada para pedagang.

Dari amatan www.tribun-medan.com, Ahoi tampak sibuk mengurus barang yang datang dari pabrik. 

Baca juga: Ada Titik Terang, Pembunuh Chiw Yet Hau Teridentifikasi, Kapolres: Pelaku Lebih dari Satu Orang

Barang tersebut diletakkan di gudang yang berada di sebelah kiri rumahnya.

Gudang itu khusus untuk meletakkan cetakan jepitan baju.

Tampak ada puluhan karung yang tersusun rapi dan bertumpuk di dalam gudang tersebut.

Selain itu, ada dua sepeda motor yang terparkir di dalam gudang.(cr8/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved