Breaking News:

Pempek Sriwijaya, Asli Resep Keluarga Tanpa Bahan Pengawet Sudah Dirintis Sejak Tahun 1999

Janice selaku pemilik Pempek Sriwijaya menuturkan resep bisnis kuliner ini dari mertuanya dan telah dirintis sejak tahun 1999.

Penulis: Yufis Nianis Nduru | Editor: Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN-Tentu tidak asing lagi bagi kita dengan pempek makanan khas dari Palembang yang telah tersebar di Kota Medan.

Sehingga para penjual pempek memiliki ragam resep untuk memikat masyarakat, namun terkadang tidak semua  memberikan rasa asli dari makanan ini. 

Maka bagi anda pencinta kuliner pempek, Tribun Medan tawarkan Pempek Sriwijaya menjadi pilihan terbaik untuk menikmati pempek yang rasa dan lezatnya dijamin asli khas dari Palembang. 

Baca juga: Mengejutkan Pengakuan Dua ABG Perempuan Cantik yang Baru Lulus SMA Open BO di Kamar Hotel

PROSES produksi Pempek Sriwijaya.
PROSES produksi Pempek Sriwijaya. (TRIBUN MEDAN/NATALIN)

Janice selaku pemilik Pempek Sriwijaya menuturkan resep bisnis kuliner ini dari mertuanya dan telah dirintis sejak tahun 1999.

"Pempek Sriwijaya ini sudah berdiri sekitar 20 tahun lebih dan resep pempek ini asli resep keluarga kami karena saya diajarin sama mertua yang asli Palembang.

Jadi awalnya pas di Kota Medan, suami saya cari pempek tapi rasanya tidak ada cocok dan berhubung saya suka masak, akhirnya kami belajar buat sendiri sambil diajarin mertua. Itulah awalnya, hingga akhirnya kami berkembang dan outlet pertama kami di kedai legendaris, lalu buka di beberapa tempat.

Sampai akhirnya pertama kali buka dengan 5000 peace di Carrefour dan saat ini terus berkembang," kata Janice, Sabtu (12/6/2021). 

Selain itu, ia menyatakan alasan memilih nama bisnis kuliner Pempek Sriwijaya karena Sriwijaya merupakan kerjaaan paling terkenal di Nusantara yang ada di Sumatera Selatan.

Selanjutnya Janice mengungkapkan bedanya Pempek Sriwijaya dengan pempek lain selain di resep adalah proses pembuatannya serta tidak menggunakan bahan pengawet. 

Bahkan sudah mendapatkan surat izin atau sertifikat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) sehingga makanan ini pun dijamin halal dan baik untuk dikonsumsi. 

Baca juga: Ombudsman Temukan Dugaan Maladmistrasi Terkait Tabung Oksigen di Rumah Sakit Pirngadi Medan

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved