Breaking News:

18 Pelaku Kejahatan Cuma Dihukum Push Up Petugas Polresta Deliserdang

Petugas Polresta Deliserdang mengadakan razia dan menjaring 18 pelaku kejahatan yang kerap melakukan aksi premanisme

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
HO
18 pelaku kejahatan cuma dihukum push up petugas Polresta Deliserdang, Sabtu (12/6/2021) kemarin.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,PAKAM--Polresta Deliserdang mengamankan 18 pelaku kejahatan dalam razia operasi preman untuk menindaklanjuti instruksi Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo. 

Ke 18 preman ini diamankan dari lokasi terpisah di kawasan Tanjungmorawa.

Setelah diamankan, ke 18 pelaku kejahatan cuma dihukum push up petugas Polresta Deliserdang.

Mereka juga diminta melakukan gerakan sit up dan kurve di lapangan Polresta Deliserdang.

Baca juga: Sejak Perintah Kapolri Terbit, Polisi Ramai-ramai Pamer Tangkapan Preman Termasuk Polsek Medan Area

Menurut Kasat Reskrim Polresta Deliserdang Kompol M Firdaus, ada lima lokasi yang menjadi titik pelaksanaan razia.

Adapun kelima lokasi itu yakni putaran di Jalan Besar depan Masjid PTPN II Simpang Kayu Besar, Simpang Abadi, Simpang Sungai Belumai, putaran Gang Benteng dekat SPBU, serta putaran Hotel Halay Ujung Serdang.

Kelima lokasi ini semuanya berada di Kecamatan Tanjungmorawa.

 "Awal mulanya hari Sabtu (12/6/2021) sekira pukul 17.00 WIB, tim melakukan penyelidikan laporan pengaduan masyarakat tentang adanya tindakan premanisme dengan cara meminta uang kepada supir truk yang melintas dan memutar arah di pemutaran Jalan Besar depan Masjid PTPN II Simpang Kayu Besar, Kecamatan Tanjungmorawa," kata Firdaus, Minggu, (13/6/2021).

Baca juga: 14 Preman Recehan yang Kerap Takut-takuti Warga Terjaring Razia, Ada Anggota OKP

Menindaklanjuti informasi itu, personel Sat Reskrim Polresta Deliserdang kemudian melakukan patroli dan penangkapan.

Alhasil, ke 18 preman diciduk bersama barang bukti uang hasil kejahatan. 

"Terhadap 18 orang preman ini kami lakukan pembinaan dengan memberikan tindakan fisik berupa push-up, sit up dan kurve. Merka juga membuat surat pernyatan tidak mengulangi perbuatan nya lagi," pungkas Firdaus.(cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved