News Video

Melintas dari Toba, Menteri LHK Siti Nurbaya Diminta Tegas dan Cabut Konsesi PT TPL

Aksi yang dilakukan sejak pukul 9 pagi ini sepanjang dari Balige dan Silangit berupa pembentangan spanduk dan baliho oleh para Relawan Aliansi Gerak

Tayang:
Penulis: Arjuna Bakkara |

Melintas dari Toba, Menteri LHK Siti Nurbaya Diminta Tegas dan Cabut Konsesi PT TPL

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Gerakan rakyat tutup Tapal yang tergabung dari petani, mahasiswa, Aliansi Masyarakat Adat (AMAN) Tano Batak, Kelompok Studi Pemrakarsa Masyarakat (KSPPM) menyambut kedatangan kedatangan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar ke Tano Batak.

Saat iring-iringan menteri melintas menuju arah Siborong-borong dari Wilayah Balige tepatnya di Tampahan, Minggu (13/6/2021) gerakan rakyat tutup TPL menyampaikan protes melalui spanduk.

Jhantoni Tarihoran, pemuda Aliansi Masyarakat Adat Tano Batak (AMAN) menyampaikan, akai ini merupakan aksi dari Aliansi Gerakan Rakyat Tutup TPL dalam rangka kehadiran Mentri LHK Siti Nurbaya Bakar ke Tano Batak.

Aksi yang dilakukan sejak pukul 9 pagi ini sepanjang dari Balige dan Silangit berupa pembentangan spanduk dan baliho oleh para Relawan Aliansi Gerak Tutup TPL.

Saat Mentri ingin kembali ke Jakarta, Gerakan Rakyat Tutup TPL ini menuntut kepada Menteri LHK untuk Segera mencabut izin PT TPL yang selama lebih dari 3 dekade merusak Tanah Batak.

"Tutup TPL," teriak mereka.

"Bu Menteri, anda berada di pihak yang mana", begitu tulisan yang terpampang pada poster diperhadapkan ke mobil menteri.

Lalu, "Bu Menteri, arena TPL Toba Pasti Lenyap". Sayangnya, iring-iringan terus berlalu, Siti Nurbaya Bahkan cuek.

(Jun-tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved