Breaking News:

Kemenag Pastikan Calon Jemaah Haji Kota Binjai Berangkat Tahun Depan

Kemenag Kota Binjai memastikan bahwa calon jemaah haji yang sempat tertunda keberangkatannya akan berangkat tahun depan

Penulis: Satia | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/SATIA
Kepala Kantor Kemenag Kota Binjai Ainul Aswad saat menginformasikan soal rencana keberangkatan jemaah haji, Senin (14/6/2021).(TRIBUN MEDAN/SATIA) 

TRIBUN MEDAN.COM,BINJAI-Kantor Kementerian Agama Kota Binjai memastikan calon jemaah haji Kota Binjai yang sempat tertunda keberangkatannya akan berangkat ke tanah Suci tahun depan. 

Tercatat, ada sekira 300 orang calon jemaah haji Kota Binjai yang sudah mendaftar sejak jauh hari.  

"Jemaah haji Binjai ada 300 orang. Kita sudah berupaya memfasilitasi untuk keberangkatan. Harus berangkat, jemaah tertunda 2020 yang berangkat tahun depan," kata Kepala Kantor Kemenag Kota Binjai, Ainul Aswad, di Jalan Gatot Subroto, Senin (14/6/2021). 

Baca juga: Soal Jemaah Haji Indonesia Batal Berangkat, Muhammadiyah Sumut: Kegagalan Dari Diplomasi Kita

Sewaktu tertunda, pihaknya pun sudah mengumpulkan seluruh jemaah haji dan menginformasikan soal penundaan keberangkatan lantaran adanya larangan masuk dari Pemerintah Arab Saudi. 

Karena larangan tersebut, kata dia, seluruh jemaah mau tak mau harus menunda keberangkatan. 

"Kita sudah panggil, dan kita tanya dan mereka bisa memahami. Di tahun depan yang akan berangkat, Pemerintah akan mengusahakan agar seluruhnya berangkat," kata Ainul. 

Baca juga: 8.168 Calon Jemaah Haji asal Sumut Batal Berangkat Tahun Ini, Daftar Tunggu Kini Jadi 20 Tahun

Sejauh ini, sambung Ainul, tidak ada satupun jemaah yang komplain dan menarik uangnya lantaran tidak bisa berangkat.

Terkecuali, adanya calon jemaah haji yang meninggal dunia. 

Untuk diketahui, pemerintah Indonesia resmi membatalkan pemberangkatan jemaah haji dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021.

Keputusan itu diatur dalam Keputusan Menteri Agama RI Nomor 660 Tahun 2021 yang ditetapkan pada 3 Juni 2021.

"Menetapkan pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 Hijriah atau 2021 Masehi bagi warga negara Indonesia yang menggunakan kuota haji Indonesia dan kuota haji lainnya," kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat membacakan keputusan dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Kemenag RI, Kamis (3/6/2021).

Baca juga: Jemaah Haji yang Batal Berangkat 2021 Bisa Ambil Biaya yang Sudah Disetor Atau Tunggu Berangkat 2022

Dalam surat keputusan tersebut, ada sejumlah pertimbangan yang menjadi dasar pemerintah membatalkan pemberangkatan jemaah haji.

Pertama, terancamnya kesehatan, keselamatan, dan keamanan jemaah haji akibat pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia dan Arab Saudi.

Pertimbangan lainnya yakni Kerajaan Arab Saudi hingga kini belum mengundang pemerintah Indonesia untuk membahas dan menandatangani nota kesepahaman tentang persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021.(wen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved