Breaking News:

Pelatihan Tata Boga dan Barista Disnaker Medan, Dari 130 Pendaftar Hanya 16 Peserta Terpilih

Hannalore menuturkan  pelatihan ini berdasarkan hasil riset yang menunjukkan tingginya permintaan akan pelatihan untuk barista. 

Penulis: Yufis Nianis Nduru | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/YUFIS NIANIS NDURU
Suasana peresmian pelatihan keterampilan tata boga dan barista yang diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan di Galesi Hotel Academy, Pusdiklat Hotel dan Kapal Pesiar, Jalan Masjid Taufik No 53 Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Senin (14/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Yufis Nianis Nduru

TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Dari 130 orang yang mendaftar pelatihan keterampilan tata boga dan barista gratis di Galesi Hotel Academy, Dinas Ketenagakerjaan Medan hanya memilih 16 peserta. 

"Kegiatan ini mengacu pada visi misi Wali Kota yakni memberikan pelatihan kerja bagi pencari kerja. Namun ada ketentuannya, bahwa kuotanya hanya 16 peserta," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Hannalore Simanjuntak, Senin (14/6/2021). 

Hannalore menuturkan  pelatihan ini merupakan hasil penjaringan dari kecamatan dan berdasarkan riset yang menunjukkan tingginya permintaan akan pelatihan untuk barista. 

"Berharap mereka bisa mencari kerja dan menciptakan lapangan kerja serta dan memberikan pekerjaan kepada orang lain," ujar Hannalore. 

Ia menambahkan melalui pelatihan kerja ini nantinya para peserta akan diinput ke dalam basis data Disnaker Medan. 

"Melalui pelatihan ini nantinya mereka akan kita masukan dalam database kita sehingga jika ada perusahaan, kafe, dan restauran yang membutuhkan tenaga kerja bisa melihat di aplikasi kita Cinlok yakni cari informasi lowongan kerja," kata Hannalore. 

Hannalore menjelaskan kegiatan pelatihan keterampilan ini telah terseleksi dari aplikasi Wartek App sehingga hasil seleksi ini dinyatakan benar karena mendaftar secara online 

Dalam hal ini, ia mengungkapkan para peserta yang telah terpilih akan dilatih selama dua minggu secara full sesuai kurikulum dan ke depannya akan ada inovasi dalam pengembangan industri kreatif. 

Aisyah Rahmadani, mengaku bersyukur dapat mengikuti pelatihan ini.

"Saya sangat senang bisa mengikuti pelatihan dari Dinas Ketenagakerjaan Medan karena memberikan kesempatan bagi saya untuk mengetahui lebih dalam tentang tata boga," kata Aisyah. 

Aisyah juga menuturkan bahwa dalam mengikuti tahap seleksi ini tidak ada kendala baik dalam tahap wawancara maupun tertulis. 

Ia berencana selesai pelatihan akan membuka usaha sendiri. (cr20/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved