Breaking News:

Investasi di Sumut Meningkat, Sektor Ini yang Paling Mendominasi

Bank Indonesia membeberkan data menyangkut jumlah investasi di Sumut pada tahun ini. Berikut ini penjelasan KPw BI Sumut

Penulis: Kartika Sari | Editor: Array A Argus
Tribun Medan/ Septrina Ayu Simanjorang
KPwBI Provinsi Sumatera Utara Soekowardojo dalam sebuah kegiatan beberapa waktu lalu. Dalam mendukung terciptanya ekosistem digital di daerah, implementasi QRIS (QR Code Indonesian Standard) menjadi salah satu inovasi Bank Indonesia. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Tren investasi di Sumatera Utara mengalami peningkatan di tahun ini, meskipun pertumbuhan kredit investasi pada awal tahun belum menunjukkan penguatan. 

Berdasarkan likert scale perkiraan investasi yang dikeluarkan Bank Indonesia, investasi pada kuartal 1 2021 meningkat 0,06 poin menjadi 0,56 persen dibandingkan kuartal 4 2020 sebesar 0,50 persen.

Tren peningkatan ini diprediksi terjadi sepanjang tahun 2021.

Baca juga: ETF Jadi Alternatif Investasi bagi Investor Pemula Angkatan Corona, Ini Keunggulannya

Memasuki tahun 2021, jumlah proyek investasi di Sumut baik penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) kembali meningkat seiring dengan optimisme investor terhadap keberhasilan vaksinasi. 

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatra Utara Soekowardojo menyebutkan, bahwa tahun ini investasi sektor listrik, gas, dan air masih mendominasi tambahan investasi, diikuti oleh sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran.

Adapun negara investor PMA terbesar yang masuk ke Sumatera Utara yaitu Singapore, Hong Kong, Malaysia, Belanda, dan Korea Selatan.

Baca juga: Mengenal Jenis Emas Yang Paling Cocok Untuk Investasi

Berdasarkan catatan BI Sumut, laporan bank-bank umum di Sumut mencatat, kredit investasi tahun 2021 masih didominasi oleh sektor pertanian sebesar 39 persen, diikuti industri pengolahan sebesar 21 persen, perdagangan besar dan eceran sebesar 14 persen, dan transportasi sebesar 10 persen. 

"Optimisme investor terhadap iklim investasi Sumatera Utara tahun 2021 dibuktikan dengan adanya peningkatan realisasi jumlah proyek investasi dibandingkan triwulan IV 2020, dibutuhkan upaya yang lebih tinggi untuk meningkatkan realisasi investasi yang lebih cepat dan mendorong pemulihan ekonomi," ungkap Soeko, Selasa (15/6/2021).

BI dan kepala daerah telah melakukan sinergi untuk mendorong promosi investasi.

Diantaranya, membuat pameran promosi investasi dan business matching. 

Baca juga: NASIB PT TPL, DPR Minta Satgas Investasi Beri Sanksi Toba Pulp Lestari, Sengketa dengan Warga

Sepanjang tahun ini, BI dan pemda sudah tiga kali menyelenggarakan kegiatan pameran promosi investasi.

Sinergi juga dilakukan dalam bentuk pameran promosi perdagangan, mengembangkan website North Sumatera Investment dan berfungsi sebagai Pilot Project Website RIRU yang akan dihubungkan dengan website Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan melakukan Penjaringan Proyek Investasi Daerah melalui rangkaian NSI-Business Profile Challenge (BPC) 2021.(cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved