RELAWAN Pajak pun Turut Mendampingi Up Grade UMKM, Ini Saja yang Mereka Lakukan
Tidak hanya Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Utara yang melakukan up grade UMKM melainkan relawan pajak juga dengan memberikan pendampingan.
Berikan Pendampingan, Relawan Pajak Up Grade UMKM
Laporan Wartawan Tribun Medan, Yufis Nianis Nduru
TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Tidak hanya Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Utara yang melakukan up grade UMKM melainkan relawan pajak juga dengan memberikan pendampingan.
Hal ini disampaikan Kepala Kanwil DJP Sumut I Eddi Wahyudi.
Ia menjelaskan pemerintah melalui Kemenparekraf telah meluncurkan Program Beli Kreatif Danau Toba (BKDT) di Kabupaten Dairi, Danau Toba, pada tanggal 20 Februari 2021, sebagai dari gerakan nasional bangga buatan Indonesia untuk mengembangkan UMKM terpilih yang mewakili seluruh kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, disebabkan penetapan Danau Toba sebagai satu dari lima super prioritas destinasi tempat wisata di Indonesia.
"Sebagai satu diantara stakeholder program BKDT tersebut, Kantor Wilayah DJP Sumatera Utara I (Kanwil DJP Sumut I) menyelenggarakan berbagai kegiatan bagi pengembangan UMKM, khususnya untuk membantu UMKM agar dapat bangkit dalam menghadapi pelemahan kondisi perekonomian di masa pandemi ini," kata Eddi, Selasa (15/6/2021)
Eddi menuturkan sebagai bentuk dukungan kegiatan bagi pelaksanaan program tersebut, terutama di bidang perpajakan kepada pelaku UMKM, Kanwil DJP Sumatera Utara I bersama para relawan pajak merencanakan memberikan pendampingan kepada UMKM, khususnya UMKM yang berpartisipasi aktif dalam program BKDT.
"Upaya bimbingan yang kami berikan adalah mengenai tata cara pemanfaatan insetif pajak, yang telah digulirkan oleh pemerintah melalui Program Pengembangan Ekonomi Nasional (PEN) sejak tahun lalu," ujar Eddi.
Dalam hal ini Kanwil DJP bersama dengan para relawan pajak mahasiswa telah mengadakan acara Webinar Training of Trainer (ToT) atau pelatihan dengan tema Pemanfaatan Insentif Pajak pada beberapa hari lalu bertempat di Aula Serbaguna Kanwil DJP Sumut I.
"Kegiatan tersebut, di samping bertujuan pada pengembangan UMKM BKDT, juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah kepada relawan pajak berupa premahaman dan pengetahuan tentang insentif pajak serta meningkatkan kerterampilan pada saat memberikan asistensi kepada para UMKM," katanya.
Selanjutnya Eddi menyatakan debanyak 50 relawan pajak yang mendapatkan pelatihan berasal dari tax center pada lima perguruan tinggi di Kota Medan yakni Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Universitas HKPB Nommensen, Universitas Pembangunan Panca Budi dan Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia (WBI).
Terkait hal ini para relawan pajak bersama dengan DJP berkomitmen untuk membantu pelaku UMKM dalam menjalankan kewajiban perpajakannya serta menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya peranan pajak dalam pembangunan.
"Ke depan, program Business Development Services DJP melalui kerjasama Kanwil DJP Sumut I dengan tax center, dengan melibatkan relawan pajak ini diharapkan dapat membangun jiwa entrepreneurship di kalangan para mahasiswa, yang akan memasuki dunia kerja. Serta merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, dalam menerapkan pengetahuan dan tekhnologi yang dimiliki, untuk kesejahteraan masyarakat," tutupnya.
(cr20/tribun-medan. com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/keripik_kentang_uwais.jpg)