Sekda Nias Utara Tertangkap Saat Dugem, Wali Kota Medan Segera Tutup KTV Bosque

Wali Kota Medan Bobby Nasution merespon perihal pelanggaran yang dilakukan tempat hiburan KTV Bosque yang terletak di Jalan Adam Malik.

TRIBUN MEDAN
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko (kiri) menginterogasi Sekretaris Daerah Nias Utara Yafeti Nazara saat merilis pengungkapan kasus narkoba di Mapolrestabes, Medan, Sumatera Utara, Senin (14/6/2021). Seorang ASN yang menjabat sebagai Sekda di Nias Utara bersama 71 orang lainnya terjaring razia oleh Polrestabes Medan di KTV 201 Karaoke Bosque pada Minggu (13/6) malam dengan sejumlah barang bukti pil ekstasi.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Medan Bobby Nasution merespon perihal pelanggaran yang dilakukan tempat hiburan KTV Bosque yang terletak di Jalan Adam Malik, Kecamatan Medan Barat Kota Medan.

KTV Bosque melanggar Surat Edaran Wali Kota Medan Nomor 440/4338 Tentang Perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kota Medan.

Berdasarkan Surat Edaran tersebut, tempat hiburan malam seharusnya masih ditutup untuk sementara.

Polrestabes Medan juga meminta Pemko Medan untuk menutup secara permanen KTV Bosque karena telah menjadi lokasi penggunaan narkotika jenis ekstasi.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Polrestabes Medan sudah membantu kita juga. Sama-sama untuk kita memberantas narkoba di Kota Medan," kata Bobby Nasution di Balai Kota Medan, Selasa (15/6/2021).

Bobby menuturkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kapolrestabes Medan Riko Sunarko perihal penertiban lokasi hiburan malam tersebut.

"Kemarin saya juga sudah koordinasi dengan Kapolres sebenarnya pada kejadian itu kan didampingi juga Satpol PP kita. Jadi kita paham dengan kejadian itu. Pemko Medan juga ikut dalam penertiban itu," tuturnya.

Mengenai permintaan penutupan, Bobby mengaku masih mengumpulkan dasar-dasar agar pihaknya bisa mencabut izin usaha hiburan malam tersebut.

"Kalau soal penutupan pertama kita lihat tanggal, itu masih tanggal 13 Juni 2021, masih berlaku PPKM. Kita lihat jam buka tempat hiburan itu sudah lewat pukul 12, sementara aturannya tidak boleh dibuka untuk sementara,"

"Yang kedua sudah kita informasikan kita lihat juga jenis usahanya kalau ada yang salah ini juga yang akan menjadi dasar kita melakukan penutupan. Makanya kita lihat dulu bagaimana waktu bukanya, kalau benar-benar melanggar kita akan tutup kita cabut izinnya," katanya.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko mengusulkan tempat hiburan malam KTV Bosque untuk ditutup secara permanan.

Tempat hiburan bernama KTV Bosque yang berada di Jalan Adam Malik Medan menjadi lokasi sejumlah pejabat Pemkab Nias Utara dan pejabat BUMD Nias Utara pesta narkoba.

"Nanti kita akan berkoordinasi dengan pihak pemko Medan untuk penutupan tempat tersebut. Bila perlu penutupan permanen," ujar Riko saat pengungkapan kasus tersebut di Medan, Senin (14/6/2021).

Terkait penangkapan oknum ASN, Kombes Riko Sunarko menuturkan di dalam ruangan 202 yang dihuni oleh oknum ASN ditemani dengan tiga rekan laki-laki dan tiga rekan perempuan.

"Dalam ruangan ada tujuh orang, empat laki-laki tiga perempuan. Untuk barang buktinya ada satu ekstasi yang sudah dipakai dan dibuang di lantai," sebutnya.

Untuk hasil urine, lanjut Kapolrestabes Medan, oknum ASN itu positif narkoba.

"Untuk urine, hasil pemeriksaan positif narkoba. Untuk saat ini statusnya masih dalam pemeriksaan. Perkembangan lebih lanjut akan kita sampaikan nanti," katanya. (cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved