Breaking News:

Kisah Pilu Santri yang Tewas Dianiaya Kakak Senior, Ternyata Baru Rayakan Ulang Tahun

Furqan Wahyu Alfatah, santri yang tewas dianiaya kakak senior ternyata baru saja merayakan ulang tahun

Penulis: Goklas Wisely | Editor: Array A Argus
HO
FWA, santri pesantren yang ada di Kutalimbaru tewas diduga digebuki kakak kelasnya, Minggu (6/6/2021).(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Furqan Wahyu Alfatah, santri yang tewas dianiaya kakak senior di Pesantrean Darul Arafah Raya ternyata baru saja merayakan ulang tahun sebelum meninggal pada Sabtu (5/6/2021) lalu.

Hal itu disampaikan oleh ayah Furqan Wahyu Alfatah, Tri Wahyudi.

Kata Tri Wahyudi, anaknya itu ulang tahun oada Jumat (4/6/2021).

"Saat ulang tahun, dia minta agar kami membagikan 65 nasi bungkus ke teman-temannya. Itu permintaannya terakhir," kata Tri Wahyudi, Rabu (16/6/2021). 

Baca juga: Guru Ngaji Sodomi 25 Santri, Hasil Visum 10 Santri Duburnya Jebol, Pelaku Punya Masa Lalu Kelam

Wahyudi menceritakan, saat merayakan ulang tahun anaknya, ia langsung datang ke pesantren.

Setelah membagikan nasi bungkus, ia dan anaknya pun sempat keluar dari pesantren dan belanja serta jalan-jalan. 

"Ya, biar dia enggak suntuk waktu itu. Kami jalan-jalan ke daerah Sunggal. Habis itu, baru kembali ke pesantren. Itu lah perjumpaan kami terakhir," ujarnya. 

Setelah itu, Wahyudi pun pulang ke Aceh Tamiang pada malam hari sekira pukul 02.00 WIB.

Kemudian mendapatkan kabar, Minggu (6/6/2021) sekira pukul 10.00 WIB anaknya telah meninggal. 

Baca juga: Dua Orang Santri Darul Arafah Menyusul Jadi Tersangka Pembunuhan

"Waktu itu kami dapat telepon dari pihak pesantren, namanya pak Harun. Istri saya yang mengangkat dan langsung nangis-nangis," sebutnya. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved