Breaking News

News Video

Perlawanan Terhadap PT TPL Makin Menggila, Rakyat Duduki Konsesi TPL di Simalungun

Thompson Ambarita, pengurus Lamtoras yang dihubungi Tribun Medan, mengatakan, mereka menduduki langsung lahan ulayat mereka.

Penulis: Arjuna Bakkara |

Perlawanan Terhadap PT TPL Makin Menggila, Rakyat Duduki Konsesi TPL di Simalungun

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Aliansi Gerakan Rakyat Tutup terus bergerak mengumandangkan seruan "Tutup TPL".

Seperti halnya yang dilakukan masyarakat Adat Lamtoras Sihaporas di Wilayah Adat mereka di Simpang Situdulu Langit, Simalungun (16/6/2021).

Thompson Ambarita, pengurus Lamtoras yang dihubungi Tribun Medan, mengatakan, mereka menduduki langsung lahan ulayat mereka. Lahan tersebut menurutnya telah lama diambil alih TPL atas nama ijin konsesi atau HPL dari kehutanan.

Menurutnya, jauh sebelum berdirinya NKRI, tanah tersebut sudah mereka jaga sebagai hutan adat. Karenanya, mereka bertahan dan ingin merebut kembali wilayahnya dan berharap pemerintah dan TPL dapat mengembalikan melalui KemenLHK.

Mereka membentang spanduk bentuk protes atas keberadaan TPL di sana.

Yel-yel "tutup TPL" pun mereka serukan di antara pohon eucaliptus tersebut.

(Jun-tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved