Breaking News:

114 Tahun Raja Sisingamangaraja XII, Ini Permintaan OrganisasiSiraja Batak Parbaringin Malim Marsada

ia mendesak agar pihak Pemkab Toba antusias dalam acara penghormatan Pahlawan Nasional dari Tanah Batak tersebut.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ MAURITS PARDOSI:
Situasi ritual keagamaan dalam penghormatan Raja Sisingamangaraja XII di areal Makam Raja Sisingamangaraja XII pada Kamis (17/6/2021).  

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Sebagai Ketua Golongan Siraja Batak Parbaringin Malim Marsada Sanriko Marpaung (28) menyampaikan permintaannya kepada Pemerintah Kabupaten Toba terkait pelestarian kearifan lokal.

Ia juga menyinggung soal program Presiden Jokowi soal memajukan kebudayaan dan kearifan lokal. Ia mengatakan bahwa organisasi mereka adalah pelestari kebudayaan Batak yang asali.

"Dan harapan kita kepada Pemkab Toba untuk menjalankan program Pak Jokowi tentang pemajuan budaya. Kita dari penghayat dari Golongan Siraja Batak untuk diperhatikan," ujar Sanriko Marpaung saat disambangi di areal Makam Raja Sisingamangaraja XII pada Kamis (17/6/2021).

Bahkan, ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum memiliki rumah ibadat.

Baca juga: Pengantin Muda 18 Tahun Pingsan saat Malam Pertama, Sempat Ditolak Taksi Sebelum Tewas di Jalan

"Kami penghayat di Kabupaten Toba ini sebagai penjaga kearifan lokal yang asli di Tanah Toba ini seharusnya mendapatkan perhatian. Tapi, kami tidak memiliki rumah ibadat," terangnya.

"Jadi kami meminta perhatian dari pemerintah baik dari Pak Bupati, Pak Gubernur, maupun Pak Presiden," jelasnya.

Dalam acara tersebut, Bupati Toba Poltak Sitorus tidak hadir sementara undangan sudah dilayangkan kepada Pemkab Toba.

"Undangan untuk acara ini sudah kita layangkan ke Pemkab Toba, namun hal yang sangat disayangkan itu alasan pandemi Covid-19. Sementara, surat edaran Bupati Toba berakhir pada tanggal 14 Juni 2021," sambungnya.

Dengan kondisi tersebut, ia mendesak agar pihak Pemkab Toba antusias dalam acara penghormatan Pahlawan Nasional dari Tanah Batak tersebut.

Baginya, peran serta Pemkab Toba memperkenalkan Raja Sisingamangaraja XII adalah sesuatu yang penting.

Baca juga: HERLAN Gurning Menghilang, sebelum Kejadian Keluarga Sempat Temukan Beberapa Kejanggalan

"Yang artinya, sekarang tanggal 17 Juni 2021 sudah zona hijau di Kabupaten Toba. Harusnya, Pemkab Toba itu antusias dengan upacara peringatan gugurnya pahlawan dari Tanah Batak supaya dikenal warga Toba sendiri," sambungnya.

"Sekarang ini, warga Toba sudah enggak kenal lagi siapa Raja Sisingamangaraja XII yang 114 tahun lalu gugur," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved