Breaking News:

Jadi Negara Paling Vokal Tuduh Covid-19 dari China, Tak Disangka Corona Pertama Kali Muncul di AS

Meski demikian, presiden Joe Biden memerintahkan untuk melakukan penyelidikan selama 90 hari di laboratorium China.

Editor: Azis Husein Hasibuan
AFP/HECTOR RETAMAL
Warga Wuhan saat awal mula Covid-19 muncul - Jadi Negara Paling Vokal Tuduh Covid-19 dari China, Tak Disangka Corona Pertama Kali Muncul di AS 

TRIBUN-MEDAN.com - Amerika memang sangat vokal dalam memberikan tuduhan asal-usul Covid-19.

Menurut laporan intelijen AS, mereka menemukan bukti bahwa virus corona diduga berasal dari kebocoran di laboratorium Wuhan.

Namun, China dengan tegas mengelak tuduhan itu, dan menyebut Covid-19 berasal dari alam.

Meski demikian, presiden Joe Biden memerintahkan untuk melakukan penyelidikan selama 90 hari di laboratorium China.

Baca juga: Amerika Serikat Beberkan Bukti China Produksi Senjata Biologis: Ada 50 Laboratorium Rahasia

Ilustrasi, penelitian Virus Corona di Laboratorium yang terdapat di Wuhan, China.
Ilustrasi, penelitian Virus Corona di Laboratorium yang terdapat di Wuhan, China. (South China Morning Post)

Hingga kini Amerika terus melayangkan tuduhan dengan berbagai bukti yang mereka kumpulkan. termasuk indikasi adanya ilmuwan Wuhan yang jatuh sakit sebelum pandemi.

Walaupun kebenaran dari penyelidikan AS tersebut belum bisa sepenuhnya dipercaya, belakangan ada teori baru yang muncul.

Uniknya sebuah penelian menemukan bahwa virus corona justru awalnya muncul di Amerika bukan di China.

Menurut 24h.com.vn, pada Rabu (16/6/21) hal itu diungkapkan oleh studi dari US National Iantitutes of Health (NIH).

Menurutnya, Covid-19 pertama kali muncul di Massachusetts, AS Desember 2019, waktu ketika kasus Covid-19 pertama tercatat di China.

Pada 15 Juni, para peneliti dari program "All of Us" NIH mengumumkan bahwa mereka telah menemukan bukti awal beberapa kasus Covid-19 di lima negara bagian AS melalui pengujian antibodi NIH.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved