Breaking News:

Pengakuan Fahri Hamzah Siap Jadi Tersangka KPK, Isi WhatsApp Edhy Prabowo Dibongkar Jaksa

Jaksa membongkar isi WhatsApp eks Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut yang di dalamnya menyebut nama politikus Partai Gelora, tersebut.

Editor: Azis Husein Hasibuan
IST/Kolase
Edhy Prabowo dan Fahri Hamzah - Pengakuan Fahri Hamzah Siap Jadi Tersangka KPK, Isi WhatsApp Edhy Prabowo Dibongkar Jaksa 

Jaksa kemudian membongkar isi percakapannya berawal dari Edhy yang mengirimkan pesan WA kepada Safri.

"Saf, ini orangnya Pak Azis Syamsuddin Wakil Ketua DPR mau ikut budidaya lobster?” kata jaksa menirukan isi percakapan.

Balasan Safri dalam percakapan pun, "Oke bang."

Jaksa lalu memastikan dengan menanyakan saksi Safri dalam sidang.

"Apa maksud saudara saksi menjawab, 'Oke bang?'” tanya jaksa.

Safri menjawab hanya menjalankan perintah.

"Maksudnya perintah beliau saya jalankan kalau untuk membantu secara umum ya," jawab Safri.

Jaksa kembali menegaskan berarti ada perintah dari Edhy Prabowo.

Safri pun mengamini hal itu.

Majelis hakim pun mengambil alih sidang.

Hakim lanjut menanyakan kepada saksi Safri, apakah mengetahui perusahaan apa yang akan dipakai oleh Azis Syamsudsin dalam ikut sertanya dalam budidaya lobster.

"Apa yang dimaksud Safri ini, nanti dulu sampai Syamsuddin dulu. Wakil Ketua DPR mau ikutan budi daya lobster. Saksi bisa dijelaskan PT apa yang berkaitan dengan nama itu?” tanya majelis hakim.

Mendengar pertanyaan majelis hakim, Safri pun tak ingat perusahaan apa yang dipakai oleh Azis tersebut.

"Saya tidak ingat," jawab Safri.

Kemudian, jaksa KPK kembali melanjutkan dengan memperlihatkan isi percakapan pada 16 Mei.

Dimana, percakapan itu diawali oleh Edhy Prabowo kepada Safri, yang dibacakan ulang oleh jaksa KPK.

"Saf, ini tim Pak Fahri Hamzah mau jalan lobster. Langsung hubungi dan undang presentasi," begitu isi percakapan tersebut.

Kemudian Safri membalas isi percakapan itu, "Oke bang."

Jaksa KPK pun kembali mempertegas apa benar isi percakapan ini.

"Benar itu?” tanya Jaksa kepada Safri.

"Betul," jawabnya.

Namun Safri kembali tak ingat perusahaan apa yang dipakai oleh Fahri Hamzah dalam mengikuti izin budidaya lobster, ketika ditanya oleh jaksa.

"Berarti memang ada perintah dari Edhy? Saudara saksi masih ingat nama perusahaannya?” tanya jaksa.

"Saya tidak tahu, tapi saya hanya koordinasi dengan saudara Andreau," jawab Safri.

Baca juga: Nasib Artis Senior Sempat Dituduh Penyuka Sesama Jenis, Dulu Main Sinetron Inem Pelayan Seksi

Tanggapan KPK

Terkait munculnya nama Fahri Hamzah dan Azis Syamsuddin, KPK memastikan bakal menindaklanjutinya.

“Fakta sidang perkara ini baik keterangan saksi maupun para terdakwa selanjutnya akan dianalisa tim jpu KPK dalam surat tuntutannya,” ujar Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, dalam keterangannya, Rabu (16/6/2021).

Kata Ali, analisa diperlukan pihaknya untuk mendapat kesimpulan, apakah keterangan saksi tersebut ada saling keterkaitan dengan alat bukti lainnya, sehingga membentuk fakta hukum untuk dikembangkan lebih lanjut.

“Prinsipnya, tentu sejauh jika ada kecukupan setidaknya 2 bukti permulaan yang cukup, kami pastikan perkara ini akan dikembangkan dengan menetapkan pihak lain sebagai tersangka,” katanya.

(*/ Tribun-Medan.com)

Artikel ini sudah tayang di Tribunnews

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved