Breaking News:

News Video

Sanriko Marpaung: Sebagian Warga Toba Sudah tak Kenal Lagi Siapa Raja Sisingamangaraja XII

Organisasi Golongan Siraja Batak Parbaringin Malim Marsada mendesak agar pihak pemerintaha Toba menjalankan program Presiden terkait pemajuan budaya.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ade Saputra

Sanriko Marpaung: Sebagian Warga Toba Sudah tak Kenal Lagi Siapa Raja Sisingamangaraja XII

TRIBUN-MEDAN.COM, BALIGE - Organisasi Golongan Siraja Batak Parbaringin Malim Marsada mendesak agar pihak pemerintah kabupaten Toba menjalankan program Presiden Joko Widodo terkait pemajuan budaya.

Ketua Organisasi Golongan Siraja Batak Parbaringin Malim Marsada, Sanriko Marpaung mengatakan secara tegas bahwa kini sebagian masyarakat Toba sendiri sudah melupakan sosok Raja Sisingamangaraja XII, pahlawan nasional dari Tanah Batak.

"Sekarang ini, warga Toba sudah enggak kenal lagi siapa Raja Sisingamangaraja XII yang 114 tahun lalu gugur," ungkap Marpaung saat disambangi di areal Makam Raja Sisingamangaraja XII pada Kamis (17/6/2021).

Hari ini dilakukan organisasi ini untuk mengenang 114 tahun gugurnya Raja Sisingamangaraja XII. Sebagai bentuk penghargaan, mereka melakukan ritual di areal Makam.

Sebagai pelestari budaya Batak Toba asli, pihaknya juga berharap mendapatkan perhatian serius dari Pemkab Toba.

"Dan harapan kita kepada Pemkab Toba untuk menjalankan program Pak Jokowi tentang pemajuan budaya. Kita dari penghayat dari Golongan Siraja Batak untuk diperhatikan," sambungnya.

Dalam acara ini, pihaknya telah mengundang Bupati Toba dan jajarannya. Alasan ketidakhadirannya adalah pandemi Covid-19.

"Undangan untuk acara ini sudah kita layangkan ke Pemkab Toba, namun hal yang sangat disayangkan itu alasan pandemi Covid-19. Sementara, surat edaran Bupati Toba berakhir pada tanggal 14 Juni 2021," tuturnya.

"Yang artinya, sekarang tanggal 17 Juni 2021 sudah zona hijau di Kabupaten Toba. Harusnya, Pemkab Toba itu antusias dengan upacara peringatan gugurnya pahlawan dari Tanah Batak supaya dikenal warga Toba sendiri," sambungnya.

Acara tersebut memperlihatkan adat Batak Toba, mulai dari musik, tarian, pakaian, dan simbol-simbol yang digunakan serta dekorasi makam.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved