Empat Jam Mengintai, Polisi Akhiri 25 Hari Pelarian Remaja Pembunuh Guru SD di Toba

Selama 22 hari, JH (16), tersangka pembunuhan terhadap Marta boru Butarbutar (49), guru SD di Desa Lumban Lobu, menjalani pelarian.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: iin sholihin
MAURITS PARDOSI
TRIBUN/MAURITS PARDOSI TERSANGKA - JH (16), tersangka pembunuhan terhadap Marta boru Butarbutar (49), guru SD di Desa Lumban Lobu, tiba di Mapolres Toba pada hari ini, Jumat (18/6/2021) 

Polisi lantas menangkap JH saat tengah berada bersama anak punk Bukit Tinggi. Tersangkan lantas diboyong ke Mapolres Toba dan tiba pada Jumat (18/6/2021).

Pelarian JH berhasil dihentikan berkat kerja keras dan hasil koordinasi antara jajaran Polres Toba dengan kepolisian Bukit Tinggi.

Tiga Sekawan

Nyawa Martha Elisabeth Butarbutar dihabisi tiga sekawan yakni JH (15), Rikki Tambunan (24) dan DN (16). Ketiganya melakukan perampokan dan pembunuhan terhadap Martha Elisabeth Butarbutar.

Marta boru Butarbutar ditemukan dalam kondisi tak bernyawa penuh luka tusuk di tubuh di rumahnya pada Senin 25 Mei 2021.

Pasca ditemukan meninggal, Polres Toba menggelar rekonstruksi pembunuhan Marta boru Butarbutar di Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatualunasi, Kabupaten Toba pada Selasa 1 Juni 2021.

Dalam rekonstruksi tersebut, dua tersangka dihadirkan dan memperagakan 25 adegan. Rikki Tambunan (24) dan DN (16) hadir secara langsung. Rekonstruksi berlangsung di rumah korban, Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatualunasi, Kabupaten Toba.

Rekonstruksi diperagakan langsung oleh Rikki Tambunan dan DN (17). Sementara peran JH yang saat itu masih buron diperagakan oleh pemeran pengganti yakni seorang personel Polres Toba.

Adegan bermula pada Minggu 23 Mei 2021 saat JH dan Rikki Tambunan berjumpa di depan Warnet Pudan Porsea. JH menanyakan HP miliknya yang digadaikan oleh Rikki Tambunan, dan disana mereka sudah merencanakan untuk melakukan pencurian walau belum menentukan target.

Pukul 16.30, Rikki Tambunan dan JH meninggalkan Warnet dan menuju Sirait Uruk untuk mempersiapkan peralatan untuk melakukan pencurian.

Rikki Tambunan dan JH ke Warnet Dita Porsea, kemudian Rikki Tambunan meminta JH menjemput DN dan membawa DN ke Warnet Dita Porsea.

Setelah Warnet Dita tutup, ketiga tersangka pindah ke Warnet Bintang, dan JH mengajak Rikki Tambunan dan DN melakukan pencurian Laptop, HP dan uang di rumah korban.

Pada Senin 24 Mei 2021, pukul 01.00 para tersangka meminjam motor dari saksi KS. JH memasukkan alat-alat yang dipersiapkannya ke bagasi dari kantong celana.

Baca juga: 25 Adegan Pembunuhan Guru SD Marta boru Butarbutar, Terungkap Peran Para Tersangka

Pukul 01.30 mereka bertolak ke rumah korban di Desa Lumban Lobu, Kecamatan Bonatualunasi, Kabupaten Toba.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved