Breaking News:

KPU Binjai Umumkan 4 Kelurahan Terendah Tingkat Partisipasi Politik

Komisi Pemilihan Umum Kota Binjai mengumumkan empat kelurahan dengan tingkat partisipasi masyarakat terendah dalam Pilkada 2020.

Penulis: Satia | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Komisioner KPU Binjai Robby Effendi ditemui pada di Jalan Gatot Subroto, Kota Binjai, Jumat (18/6/2021). KPU Binjai mengumumkan empat kelurahan dengan tingkat partisipasi terendah. 

TRIBUN MEDAN.com, BINJAI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai mengumumkan empat kelurahan dengan tingkat partisipasi masyarakat terendah dalam Pilkada 2020.

Empat kelurahan tercatat memiliki tingkat partisipasi di bawah 50 persen, yaitu Kelurahan Tengah, Kelurahan Berngam, Kelurahan Pekan Binjai, Kelurahan Pahlawan, dan Kelurahan Bandar Senembah

"KPU Kota Binjai hari ini memulai seri pertama dari enam rangkaian kegiatan pendidikan pemilih tahun 2021. Kegiatan ini sesuai dengan arahan daru KPU RI dan KPU Sumut," kata Komisioner KPU Binjai, Robby Effendi, usai kegiatan di Jalan Gatot Subroto, Kota Binjai, Jumat (18/6/2021). 

Dalam kegiatan pendidikan pemilihan ini, ada empat kategori yang akan menjadi pembahasan serius oleh KPU Binjai. Yakni, kategori partisipasi masyarakat, partisipasi masyarakat di daerah rawan bencana, kemudian di daerah rawan konflik. 

"Untuk di Kota Binjai partisipasi masyarakatnya secara keseluruhan di atas 70 persen, kita masuk dalam kategori untuk melakukan maintenance atau melakukan hal-hal baru dalam melakukan partisipasi masyarakat karena kita di atas 70 persen. Walaupun tinggi, tetapi itu dia, ada empat kelurahan yang masih rendah partisipasi masyarakatnya," ucapnya. 

Setelah pertemuan ini, pihaknya akan melakukan identifikasi dan riset terhadap empat daerah yang tingkat partisipasi masyarakatnya rendah. 

Robby mengatakan, dalam waktu dekat ini, tim akan mendatangi keempat kelurahan tersebut. 

"Akan hadir langsung dengan mengundang masyarakat, dari tokoh agama dan tokoh pemuda yang ada di daerah tersebut, untuk mengabarkan bahwa di daerah ini cukup rendah partisipasinya," ucapnya.

Dengan cara ini, kata dia dapat mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam berpolitik atau menyukseskan pemilu. 
Sebab, KPU dalam hal ini bertanggung jawab untuk memberikan pendidikan politik kepada seluruh masyarakat. 

Selain itu, pihaknya juga ingin tahu apa permasalahan awal, sehingga di empat kelurahan tersebut rendah partisipasinya. 

"KPU punya tugas dan tanggung jawab untuk memberikan pendidikan politik bagi masyarakat. Tapi tentu kita ingin tahu juga ada akar masalah apa dari empat kelurahan itu," ungkapnya. (wen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved