Breaking News:

Keluarga Wartawan yang Ditembak Mati di Simalungun Desak Polisi Ungkap Kasus

Keluarga Mara Salem Harahap, wartawan yang tewas ditembak, menuntut kepolisian menangkap pelaku pembunuhan. 

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Petugas kesehatan membawa jenazah Mara Salem wartawan online yang tewas ditembak OTK selesai diautopsi di RS Bhayangkara, Medan, Sabtu (19/6/2021). Mara Salem tewas ditemukan tewas 300 meter dari rumahnya yang berada di Pasar 3 Huta Tuju, Nagori Karang Anyer, Kecamatan Gunung Maligas. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Keluarga Mara Salem Harahap, wartawan yang tewas ditembak, menuntut kepolisian menangkap pelaku pembunuhan. 

Farida Isna Harahap, kakak kandung korban, mengatakan meski keluarga harus mengikhlaskan kepergian Marasalem Harahap, akan tetapi mereka belum rela dengan cara korban meninggal dunia.

Dia mengatakan, luka diduga bekas peluru di paha atas korban menganga dengan kedalaman sekitar 10 centimeter dan menyebabkan tulang paha korban patah.

"Segini (sambil menunjukkan jari telunjuk) bolong di pahanya. Memang kita harus ikhlas walaupun gak ikhlas tapi harus, kalau enggak kita berdosa. Tapi proses, ya itu urusan kepolisian lah itu. Harapannya ya itu tadi, secepatnya lah dapat oknum pelakunya dan diadili dengan seadil-adilnya," harapnya.

Isna berharap penembakan yang menewaskan adiknya itu dapat diungkap dan siapa pun pelaku segera ditangkap.

"Kami sangat berharap pelakunya segera tertangkap lah, kami sangat berharap. Karena dia, walaupun itu sudah janji dianya sama Allah sampai disini umurnya. Tapi meninggalnya itu secara tragis kali gitu," kata Farida saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Seorang rekan korban, Rencana Siregar, mengatakan pembunuhan Mara Salem Harahap diduga lantaran pemberitaan yang dibuat oleh korban selama ini.

"Kalau kita telisik lebih lanjut, ini tidak terlepas dengan pemberitaan. Karena hal itu bisa kita lihat dari berita yang disajikan media dia, dan yang dibagikan di akun Facebook dia," ujarnya.

Kata Rencana Siregar, korban ditembak di bagian paha. Namun dia mengatakan tidak ada kerusakan pada kendaraan milik Marasalem Harahap.

"Sepertinya (pelaku) dikenal. Karena kaca mobil itu terbuka dan enggak ada kerusakan di mobil itu," bebernya.  (jun/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved