Breaking News:

Pekan Depan, Kejari Binjai Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi CCTV Dinas Perhubungan

Kejaksaan Negeri Kota Kota Binjai menunggu perhitungan kerugian negara terkait dugaan korupsi pada Dinas Perhubungan.

Penulis: Satia | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/SATIA
Penyidik Kejari Binjai menyita sejumlah dokumen dari kantor Citra Sandhya milik ASN Dishub Kota Binjai bernama Juanda, Selasa (8/6/2021). Dokumen yang disita berkaitan dengan korupsi pengadaan CCTV.(TRIBUN MEDAN/SATIA) 

TRIBUN MEDAN.com, BINJAI - Kejaksaan Negeri Kota Kota Binjai menunggu perhitungan kerugian negara terkait dugaan korupsi pada Dinas Perhubungan Binjai.

Setelah perhitungan selesai, Kejari Binjai akan menetapkan seorang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan CCTV pada dinas tersebut. 

"Sekarang kita masih hitung semua kerugian yang ada pada pengadaan tersebut. Kemungkinan, perhitungan siap pada Minggu depan," kata Kasi Pidsus, Kejari Binjai, Donnel Sitinjak, Sabtu (19/6/2021). Sebelumnya, dalam penggeledahan tim Jaksa temukan CCTV bekas di Kantor Dinas Perhubungan.

Dalam temuan itu, Donnel mengatakan, bahwa tidak ada ditemukannya logo ataupun lambang Pemkot Binjai. Jaksa langsung membawa temuan tersebut ke kantor, guna sebagai barang bukti.

Baca juga: Dugaan Korupsi CCTV Dishub Binjai, Kejari Temukan Barang Bekas di Rumah Juanda

"Kemarin itu, di Kantor Dishub kita temukan CCTV bekas, tidak ada lambang Pemkot Binjai," katanya. 

Selain itu, dalam penggeledahan, kata dia tim juga mengamankan dokumen penting, terkait pengadaan CCTV tersebut. Kemudian, pihaknya menyita satu unit laptop dari kantor CV Citra Syandha, di Jalan Traktor, Kecamatan Binjai Utara.

Seluruh barang ini, kata Donnel telah diangkut ke Kantor Kejari, sebagai barang bukti. 

"Kita telah mengamankan dokumen, laptop," katanya. (wen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved