Breaking News:

News Video

Petani Sihaporas Klarifikasi Soal Pengakuan Marudut Ambarita Buat Laporan Palsu Konflik dengan TPL

Dalam pemberitaan tersebut, Marudut Ambarita dan Vera Silalahi warga Nagori Sihaporas, menyebut anaknya tidak benar dipukul oleh pihak perusahaan.

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: M.Andimaz Kahfi

Petani Sihaporas Klarifikasi Soal Pengakuan Marudut Ambarita Buat Laporan Palsu Konflik dengan TPL

TRIBUN-MEDAN.COM, SIMALUNGUN - Mangitua Ambarita (65 thn) yang merupakan tetua adat di sihaporas menjelaskan, bahwa masyarakat adat sihaporas telah berjuang sejak tahun 1998 untuk mempertahankan kembali tanah mereka yang dirampas oleh PT TPL.

Dan sejak saat itu mereka kata Mangitua sudah sering melakukan aksi dilapangan tanpa ada suruhan pihak lain.

"Kami terlalu kecil jika melakukan aksi dilapangan atas suruhan orang lain. Aksi dilapangan biasanya kami lakukan dengan menanami bibit jagung dan pohon di wilayah adat kami di lokasi dimana adanya klaim sepihak PT TPL," kata Mangitua, di Simalungun, Sabtu (19/6/2021).

Sebagaimana, beberapa hari belakangan ini Marudut Ambarita dan istrinya membuat pernyataan di beberapa media lokal bahwa dia diperalat Lembaga Masyarakat Adat Lamtoras untuk melawan PT TPL.

Dalam pemberitaan tersebut, Marudut Ambarita dan Vera Silalahi warga Nagori Sihaporas, menyebut anaknya tidak benar dipukul oleh pihak perusahaan PT Toba Pulp Lestari, Tbk ( TPL ).

Dia juga mengatakan laporan yang mereka buat bukan dorongan hati membuat pernyayaan.

Melainkan karena diajari dan disuruh oleh kelompok tertentu untuk menjatuhkan PT TPL.

"Namun saya terpaksa membuat laporan karena saya takut diusir dari kampung dan dikeluarkan dari sarikat atau STM, meski kejadian yang sebenarnya direkayasa kebenarannya dan tidak sesuai dengan kenyataan dilapangan, " ujar Marudut Ambarita didampingi Vera Silalahi.

Berdasarkan rekaman video yang ada, Marudut tampak melapor ke polisi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved